Sederet Keuntungan Simpan Emas di Bank Emas

Presiden Prabowo Subianto meresmikan layanan bank emas perdana di Indonesia. Ada dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terlibat dari terbitnya layanan bank emas ini.

oleh Ilyas Istianur Praditya Diperbarui 26 Feb 2025, 16:50 WIB
Diterbitkan 26 Feb 2025, 16:50 WIB
Ilustrasi harga emas dunia (Foto By AI)
Ilustrasi harga emas dunia (Foto By AI)... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta Menyimpan emas dengan aman dan menguntungkan kini semakin mudah dengan hadirnya Bank Emas atau Bank Bullion. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, menekankan pentingnya memanfaatkan layanan ini untuk mengoptimalkan kepemilikan emas masyarakat.

Keamanan dan Kemudahan dalam Menyimpan Emas

Dalam acara peluncuran Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia (BSI) di The Gade Tower, Jakarta, pada Rabu (26/2), Erick menyampaikan bahwa banyak masyarakat masih menyimpan emas di rumah dengan cara tradisional, seperti di bawah bantal atau di balik tembok.

"Di masyarakat, terdapat sekitar 1.800 ton emas yang disimpan secara pribadi, bahkan ada yang disimpan di balik batu bata di toilet. Ini adalah realitas yang terjadi," ungkapnya.

Dengan menyimpan emas di Bank Emas, masyarakat dapat menikmati keamanan lebih baik dibandingkan menyimpan emas sendiri di rumah. Risiko kehilangan atau pencurian dapat diminimalkan dengan fasilitas penyimpanan yang profesional.

Layanan Bank Emas yang Menguntungkan

Selain menawarkan tempat penyimpanan yang aman, Bank Emas juga menyediakan berbagai layanan yang mempermudah pengelolaan emas. Beberapa layanan utama yang ditawarkan antara lain:

  • Tabungan Emas: Memungkinkan masyarakat menabung dalam bentuk emas secara fleksibel.
  • Gadai Emas: Memberikan solusi keuangan bagi pemilik emas tanpa harus menjual aset mereka.
  • Pembiayaan Emas: Mendukung masyarakat yang ingin berinvestasi emas dengan pembiayaan yang terjangkau.
  • Perdagangan Emas: Memudahkan transaksi jual beli emas dengan sistem yang transparan.

 

Meningkatkan Perdagangan Emas Nasional

Ketum PSSI, Erick Thohir, mengumumkan Jordi Cruyff sebagai penasihat teknis Timnas Indonesia, Selasa (25/2/2025) sore. (c) Bola.net/Abdul Aziz
Ketum PSSI, Erick Thohir, mengumumkan Jordi Cruyff sebagai penasihat teknis Timnas Indonesia, Selasa (25/2/2025) sore. (c) Bola.net/Abdul Aziz... Selengkapnya

Dengan adanya Bank Emas, masyarakat dapat lebih aktif berpartisipasi dalam perdagangan emas nasional. Hal ini tidak hanya memberikan keuntungan bagi individu tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi negara.

Erick Thohir mengajak masyarakat untuk mulai mengadopsi sistem perbankan emas guna mengoptimalkan nilai aset mereka.

"Bank Emas menawarkan berbagai layanan yang memudahkan masyarakat dalam mengelola emas mereka dan menjadi bagian dari perdagangan emas nasional," tutupnya.

Dengan langkah ini, diharapkan lebih banyak masyarakat yang beralih dari metode penyimpanan tradisional ke solusi yang lebih aman dan menguntungkan di Bank Emas.

Prabowo Subianto Resmikan Layanan Bank Emas Perdana di Indonesia

Ilustrasi harga emas dunia hari ini (Foto By AI)
Ilustrasi harga emas dunia hari ini (Foto By AI)... Selengkapnya

Presiden Prabowo Subianto meresmikan layanan bank emas perdana di Indonesia. Ada dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terlibat dari terbitnya layanan bank emas ini.

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang ini, hari Rabu, 26 Februari 2025, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan layanan bank emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia," ungkap Prabowo dalam Peresmian Layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia, di Jakarta, Rabu (26/2/2025).

Dia mengatakan, penantian panjang Indonesia punya bank emas akhirnya terwujud. Ini jadi momentum menjelang Tanah Air berusia 80 tahun pada 2025 ini. Belum lagi, Indonesia juga tercatat sebagai pemilik cadangab emas terbesar ke-enam di dunia.

"Menjelang 80 tahun kita merdeka, dengan bangga pertama kali dalam sejarah, bangsa Indonesia yang punya cadangan emas keenam terbesar di dunia untuk pertama kali akan memiliki bank emas," ungkapnya.

"Saya ucapkan terima kasih atas semua pihak yang telah bekerja keras untuk mencapai hari ini," imbuh dia.

Kepala Negara menyadari pendirian layanan bank emas di Indonesia butuh persiapan yang tidak sebentar. Dia mencatat, perlu waktu sekitar 4 tahun hingga dia bisa meresmikan layanan tersebut. Dia turut berterima kasih kepada Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi).

 "Saya paham bahwa persiapan bank emas ini memakan waktu cukup lama. Kalau tidak salah lebih dari 4 tahun. Takdir saya bahwa saya yang resmikan. Sekali lagi saya harus ucapkan terima kasih Pak Jokowi," tuturnya.

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

Produksi Liputan6.com

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya