Liputan6.com, Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo akhirnya mengeluarkan peraturan menteri terkait dengan penyelesaikan polemik antara dua lembaga olahraga, yaitu KONI dan KOI. Peraturan Menteri nomor 6 tahun 2014 tentang petunjuk pelaksanaan tugas dan kewenangan Komite Olahraga Nasional serta tugas dan kewajiban Komite Olimpiade Indonesia ditandatangani per 10 Maret.
"Peraturan menteri ini memang sudah saya tanda tangani sejak 10 Maret lalu. Tapi, baru saja umumkan secara resmi sekarang," kata Menpora Roy Suryo di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (20/3/2014).
Roy mengatakan, peraturan menteri ini terdiri dari enam bab dan pasal yang berisi tentang kewenangan dan tugas serta kewenangan maupun kewajiban kedua lembaga olahraga Indonesia itu. "Kami berharap dengan peraturan menteri ini bisa menjadi juklak dan atlet tidak bingung lagi dalam menyikapi hal ini," ucapnya.
Saat mengumumkan peraturan menteri ini, Roy didampingi oleh Ketua Umum KONI Tono Suratman, perwakilan KOI Ade Lukman, Deputi IV Kemenpora Joko Pekik, dan Deputi III Tunas Dwidharto.
Roy mengungkapkan, proses pembuatan peraturan ini memakan waktu cukup lama karena harus disesuaikan dengan Undang-undang Sistem Keolahragaan Nasional yang telah ada. "Untuk mengubah undang-undang prosesnya jauh lebih lama, bisa satu hingga dua tahun. Dengan peraturan menteri diharapkan tidak ada lagi polemik antara kedua lembaga ini," tuturnya.
Terkait keluarnya peraturan menteri ini, perwakilan KOI Ade Lukman menyatakan pihaknya akan segera mendalami isi dari peraturan itu. Ini dilakukan agar tidak terjadi penyimpangan yang nantinya bisa mengganggu sistem olahraga nasional. Senada dengan KOI, Ketua Umum KONI Tono Suratman mengatakan pihaknya akan patuh dan tunduk atas peraturan yang telah dikeluarkan.
Akhiri Konfilik KONI-KONI, Menpora Keluarkan Peraturan Menteri
Peraturan Menteri nomor 6 tahun 2014 tentang petunjuk pelaksanaan tugas dan kewenangan KONI serta tugas dan kewajiban KOI.
diperbarui 21 Mar 2014, 01:37 WIBDiterbitkan 21 Mar 2014, 01:37 WIB
Dihadapan para wartawan pada Rabu 15 Januari 2014 Roy Suryo mengakui ada pesimisme ketika ia ditunjuk Presiden menjabat sebagai Menpora menggantikan Andi Malarangeng (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
Video Terkini
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
350 Caption Gaul Bahasa Inggris untuk Medsos Kekinian
Meluncur Akhir 2025, Begini Tampang Mobil Listrik Pertama Ferrari
Memahami Ciri-ciri Kalimat Persuasif: Panduan Lengkap
Infografis Pidato Politik Megawati di HUT ke-52 PDIP dan Tonggak Penting Partai Banteng
Jokowi Beri Ucapan Selamat saat HUT PDIP, Puan: Terima Kasih Pak
Jadi Target Incaran Arsenal, Bintang Spanyol Minta Gaji Selangit
Ulang Tahun di Januari? Cek Kesehatan Gratis Tetap Bisa Dinikmati Lewat SATUSEHAT Mobile
Lezat dan Melimpah, Pesona Ikan Lolosi dari Perairan Gorontalo
Ini Misi Retno Marsudi Sebagai Board of Council Paragon Wardah Stewardship for Global Impact
Polandia Pilih Abaikan Perintah ICC untuk Tangkap Netanyahu
Lebih Mudah! YouTube Shopping Affiliates Bantu Pengguna Beli Gadget Impian di Awal Tahun
Bunga Band Masih Eksis di Industri Musik, Yuk Kenalan dengan Formasi Terkini yang Disatukan Lewat Aplikasi Live