FA Tuntut Kelakukan Buruk Manajer Arsenal

Manajer Arsenal Arsene Wenger dituntut FA akibat aksi mendorong wasit keempat dalam laga melawan Burnley.

oleh Risa Kosasih diperbarui 24 Jan 2017, 07:48 WIB
Diterbitkan 24 Jan 2017, 07:48 WIB
Arsenal vs Burnley
Manajer Arsenal Arsene Wenger dituntut FA akibat aksi mendorong wasit keempat. (IAN KINGTON / AFP)

Liputan6.com, London - Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) baru saja merilis tuntutan terhadap manajer Arsenal Arsene Wenger atas tindakan tak terpuji yang dilakukannya dalam pertandingan melawan Burnley, pada Minggu (22/1/2017) malam. Wenger diusir dari pinggir lapangan karena melakukan protes terlalu berlebihan atas hadiah penalti yang diberikan wasit Jon Moss saat itu.

Dalam rekaman video di stadion, pria asal Prancis tersebut kedapatan terlibat adu mulut dengan wasit keempat pertandingan, Anthony Taylor, sebelum berjalan ke tribun penonton. Dia terlihat mendorong Taylor dan kemudian sejumlah petugas memisahkan mereka.

"Arsene Wenger telah didakwa atas kelakuan buruk dalam laga Arsenal melawan Burnley, Minggu (22 Januari 2017). Dia diduga pada atau sekitar menit ke-92, menggunakan kata-kata kasar dan atau menghina ofisial keempat pertandingan," begitu pernyataan yang dirilis FA di laman resmi mereka.

"Lebih jauh, di tengah pengusirannya dari area teknis, perilakunya di terowongan dan membuat kontak fisik dengan ofisial keempat adalah perilaku yang tidak tepat. Dia punya waktu sampai pukul 6 sore pada 26 Januari 2017 untuk menanggapi tuduhan ini," FA menulis.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.


Wenger Minta Maaf

Wenger yang membawa timnya menang 2-1, usai mendapat hadiah penalti kontroversial, belakangan menyatakan permintaan maaf atas perbuatannya. Dia berkata seharusnya bisa mengendalikan ucapannya saat diusir ke tribun oleh Moss.

"Saya menyesal atas segala sesuatunya, saya seharusnya sudah tutup mulut, berlalu dan pulang ke rumah. Saya minta maaf untuk itu," ucap Wenger dilansir Sky Sports.

"Saya diusir ke tribun. Saya tidak tahu apakah saya harus ke tribun tapi saya diminta keluar. Saya pikir saya masih bisa menonton dari koridor, Anda tahu kan. Tapi saya akhirnya masuk ke dalam dan menontonnya di televisi," tutur pria 67 tahun ini.

Kemenangan Arsenal dipekan ke-22 Liga Inggris ini membuat mereka terus menempel Chelsea masih menjadi pemimpin klasemen sementara. Dua tim London ini baru akan bertemu pada 4 Februari 2017 mendatang di Stamford Bridge.


"Saya diusir ke tribun. Saya tidak tahu apakah saya harus ke tribun tapi saya diminta keluar. Saya pikir saya masih bisa menonton dari koridor, Anda tahu kan. Tapi saya akhirnya masuk ke dalam dan menontonnya di televisi," tutur pria 67 tahun ini.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya