Juara MotoGP Malaysia, Dovizioso Malah Marah-Marah

Kemenangan di Sirkuit Sepang menjaga peluang Dovizioso meraih gelar juara MotoGP 2017.

oleh Cakrayuri Nuralam diperbarui 29 Okt 2017, 18:40 WIB
Diterbitkan 29 Okt 2017, 18:40 WIB
Andrea Dovizioso Menangi MotoGP Malaysia
Pembalap Ducati Team, Andrea Dovizioso berhasil finis pertama pada balapan MotoGP Malaysia di sirkuit Sepang, Minggu (29/10). Dovizioso menyelesaikan balapan dengan catatan waktu 44 menit 51.497 detik. (AFP PHOTO / Manan VATSYAYANA)

Liputan6.com, Sepang - Rider Ducati, Andrea Dovizioso keluar sebagai pemenang MotoGP Malaysia yang berlangsung di Sirkuit Sepang, Minggu (29/10/2017). Dia menyelesaikan balapan dengan catatan waktu 44 menit 51,497 detik.

Kemenangan di Sirkuit Sepang menjaga peluang Dovizioso meraih gelar juara MotoGP 2017. Pasalnya, saingan terberat Dovizioso, Marc Marquez hanya finis di urutan keempat di MotoGP Malaysia.

Hasil tersebut membuat Dovizioso mengumpulkan 261 poin. Dia tertinggal 21 angka dari Marquez.

Namun, seusai balapan, Dovizioso malah marah-marah. Dia sangat marah dengan hasil MotoGP Australia, pekan lalu. Di Phillip Island, rider asal Italia itu finis di urutan ke-13.

"Saya marah dengan hasil di Australia. Jujur saja, saya tidak senang dengan kemenangan ini, pasalnya kami selalu kuat di setiap balapan. Tapi hasil di Australia membuat saya jauh (dari Marquez)," katanya, dikutip dari Motor Sport.

"Di Phillip Island, saya seharusnya bisa mendapat poin lebih banyak, jika tidak melakukan kesalahan pada lap kedua. Tapi, Anda tidak bisa mengubah kenyataan, kami tidak cepat di MotoGP Australia," ujar Dovizioso.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.


Fokus di Valencia

Namun, Dovizioso enggan larut dalam amarahnya. Dia memilih fokus di seri terakhir MotoGP 2017 yang berlangsung di Valencia, 12 November mendatang.

"Dalam balapan, semua orang harus mendapatkan hasil untuk dirinya sendiri. Jika kita tidak bisa membuat hasil yang lebih baik di Valencia, berarti kami tidak bisa menjadi yang terbaik," katanya.

"Bila Marquez memenangkan kejuaraan, itu artinya, dia menjadi yang terbaik di kejuaraan tahun ini," ucap pembalap berusia 30 tahun tersebut.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya