Indonesia Dipastikan Raih Empat Emas di Catur Asian Para Games 2018

Medali emas diraih dari nomor perorangan putri dan beregu cabang olahraga catur Asian Para Games 2018.

oleh Liputan6.com diperbarui 10 Okt 2018, 11:31 WIB
Diterbitkan 10 Okt 2018, 11:31 WIB
Banner Asian Para games 2018
Asian Para games 2018

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia dipastikan meraih empat medali emas dari cabang olahraga catur Asian Para Games 2018 yang berlangsung di GOR Cempaka Putih, Jakarta, Rabu (10/10/2018). Medali emas diraih dari nomor perorangan putri dan beregu.

Pada perorangan putri, Indonesia merebut medali emas di kelas VI-B1 (buta total) dan PI (daksa). Di kelas B1, Debi Ariesta mengalahkan sesama pecatur Indonesia, Wilma Margaretha Sinaga.

Adapun pada P1, Simanja Nasip Farta mengalahkan Nguyen Ti Kieu. Debi Ariesta berhasil mengumpulkan 6,5 poin atas rekan setimnya Wilma Margaretha Sinaga, begitu juga Simanja Nasip Farta yang menang atas pecatur Vietnam Nguyen Thi Kieu dengan mengumpulkan 6,5 poin.

Sementara medali emas Asian Para Games 2018 untuk beregu juga diraih pecatur Wilma Margaretha Sinaga dan Debi Ariesta.

"Alhamdulillah bisa menang, medali emas yang ditargetkan bisa tercapai," kata Debi seperti dikutip dari Antara.

Dia mengatakan, kemenangan atas Wilma Margaretha Sinaga tersebut merupakan strategi agar mendulang kemenangan di catur cepat.

 

* Grab selaku official mobile platform partner juga mendukung Asian Para Games 2018

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.


Capai Target

banner Asian Para games 2018
Asian Para games 2018

Timnas catur Indonesia sebelumnya menargetkan empat medali emas pada pelaksanaan Asian Para Games 2018. Perolehan medali berpotensi bertambah karena masih ada beberapa nomor yang masih bermain.

Upacara penyerahan medali untuk catur standar akan berlangsung pada Rabu Siang sekitar pukul 13.00 WIB. Penyerahan medali rencananya akan dihadiri Ketua Inapgoc Raja Sapta Oktohari.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya