Pembunuh Siswa SMA yang Jasadnya Mengapung di Sungai Lampung Tengah Tertangkap, Ternyata Teman Sekolah

Pelaku diketahui merupakan teman sekolah korban.

oleh Ardi Munthe diperbarui 04 Feb 2025, 20:27 WIB
Diterbitkan 04 Feb 2025, 20:23 WIB
Ilustrasi Garis Polisi (AFP)
Ilustrasi Garis Polisi (AFP)... Selengkapnya

Liputan6.com, Lampung Tengah - Polisi berhasil menangkap RI (18), pelaku pembunuhan terhadap RK (18), seorang siswa SMA di Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah. Pelaku diketahui merupakan teman sekolah korban.

Kapolres Lampung Tengah, AKBP Andik Purnomo Sigit, mengungkapkan bahwa RK ditemukan tewas mengapung di tepi Sungai Waya Bumi Aji, Kecamatan Anak Tuha, pada Kamis malam (30/1/2025). Saat ditemukan, korban masih mengenakan seragam sekolah lengkap.

Menurut keterangan polisi, insiden ini diduga bermula dari cekcok dan perkelahian antara RK dan RI setelah pulang sekolah pada Kamis siang.

RK yang merupakan warga Kampung Haji Pemanggilan, Kecamatan Anak Tuha, tidak kunjung pulang hingga pukul 19.30 WIB, sehingga keluarga dan polisi mulai melakukan pencarian.

"Ibunda korban mulai mencari RK sejak pukul 16.30 WIB dan bertanya kepada teman-teman sekolahnya. Salah satu temannya mengatakan bahwa RK terakhir kali terlihat pulang bersama RI," kata AKBP Andik Purnomo Sigit, Selasa (4/2/2025).

Keluarga yang mendatangi rumah RI tidak menemukan keberadaan pemuda tersebut. Mereka kemudian meminta bantuan Polsek Padang Ratu untuk mencari RK.

Setelah dilakukan pencarian bersama warga, jasad korban akhirnya ditemukan di sungai dalam kondisi tak bernyawa.

Penemuan jasad RK sontak membuat keluarga terpukul dan menduga kuat bahwa ia menjadi korban pembunuhan. Polisi pun bergerak cepat dan berhasil mengamankan RI sebagai terduga pelaku.

"Saat ini, RI sudah diamankan dan tengah diperiksa lebih lanjut terkait kasus ini," pungkasnya.

Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif dan kronologi lengkap kejadian tragis ini.

 

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya