Liputan6.com, Jakarta Pasar saham Asia-Pasifik mengalami pelemahan pada hari Kamis, mengikuti tren negatif di Wall Street setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif impor mobil sebesar 25%. Investor terus mencermati dampak kebijakan ini terhadap pasar global.
Indeks Saham Utama di Asia-Pasifik
Dikutip dari CNBC, Kamis (27/3/2025), di Jepang, indeks saham acuan Nikkei 225 turun 0,80% pada awal perdagangan, sementara indeks Topix yang lebih luas melemah 0,40%.
Baca Juga
Sementara itu, di Korea Selatan, indeks Kospi turun 0,65% dan indeks Kosdaq yang berfokus pada perusahaan berkapitalisasi kecil turun 0,33%.
Advertisement
Di Australia, indeks S&P/ASX 200 mengalami penurunan sebesar 0,54% pada perdagangan pagi.
Futures untuk indeks saham Hang Seng Hong Kong berada di level 23.418, mengindikasikan pembukaan yang sedikit lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya di 23.483,32.
Â
Dampak dari Wall Street
Futures saham AS juga melemah setelah tiga indeks utama Wall Street mengalami kerugian dalam perdagangan semalam.
- S&P 500 turun 1,12% dan ditutup di level 5.712,20.
- Dow Jones Industrial Average kehilangan 132,71 poin atau 0,31%, berakhir di 42.454,79.
- Nasdaq Composite, yang didominasi oleh saham teknologi, anjlok 2,04% ke level 17.899,01, dengan saham Nvidia turun hampir 6%.
Saham teknologi utama lainnya juga mengalami tekanan:
- Meta Platforms dan Amazon turun lebih dari 2%.
- Alphabet kehilangan lebih dari 3%.
- Tesla merosot lebih dari 5%.
Investor kini menunggu perkembangan lebih lanjut terkait kebijakan perdagangan AS serta dampaknya terhadap ekonomi global. Tetap pantau berita pasar terbaru untuk memahami pergerakan saham selanjutnya.
Advertisement
