Liputan6.com, Jakarta Penyanyi Fatin Shidqia Lubis baru saja menjalani Ujian Nasional (UN) yang berlangsung pekan lalu. Ia pun mengakui jika soal-soal UN yang dikerjakannya begitu sulit.
"Semuanya (soal UN) susah," keluh Fatin saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (22/4/2014).
Pelantun Aku Memilih Setia memaklumi sulitnya soal-soal ujian yang diberikan kepada para pelajar tahun ini. Setidaknya, menurut dia, hal tersebut menjadi acuan pemerintah dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Indonesia.
"UN tahun ini katanya setara sama soal-soal yang dipergunakan di internasional gitu jadi agak susah. Tapi ada beberapa yang tahu juga sih," urai Fatin.
Fatin sendiri sudah mempersiapkan diri dengan maksimal sejak jauh-jauh hari sebelum UN dilakukan.
"Belajar sebelum UN tiga bulan sebelumnya. Sekolah juga sudah nyiapin try out, aku sampai ngambil guru privat. Belajar memang digeber banget sih," ungkap Fatin yang optimis bakal lulus UN tahun ini.
Fatin Shidqia Akui Soal UN Susah
Penyanyi Fatin Shidqia Lubis baru saja menjalani Ujian Nasional (UN) yang berlangsung pekan lalu.
Diperbarui 22 Apr 2014, 16:50 WIBDiterbitkan 22 Apr 2014, 16:50 WIB
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
EnamPlus
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
9 Hewan Berpuasa Seperti Manusia, Tahan Makan dan Minum di Kondisi Tertentu
Tips Sahur untuk Ibu Hamil, Pilih Karbohidrat Kompleks dan Pastikan Ada Protein
Jadwal Imsakiyah DKI Jakarta, Jawa dan Seluruh Indonesia Hari Ini Sabtu 1 Maret 2025
Virus ASF Mewabah, 385 Ekor Babi di Sikka Mati
Berkah Ramadan, Suzuki Umbar Diskon Suku Cadang hingga April 2025
Wacana Kepulangan WNI dari Suriah, BNPT: Secara Regulasi Pemerintah Siap
Sahur di Bawah Matahari Tengah Malam: Begini Tantangan Puasa di Islandia
Memahami Tujuan Diciptakan Manusia: Perspektif Islam dan Kehidupan
3 Resep Ayam Ungkep Bumbu Kalasan, Stok Lauk yang Bikin Masak Jadi Sat Set Saat Ramadan
Melihat Keunikan Rumah Adat Selat Nasik
Kadang Sama Kadang Beda, Ini 3 Metode Penentuan Awal Puasa Ramadhan
PBB Pesimistis Kans Solusi Dua Negara Israel-Palestina Semakin Tipis, Respons Global?