Doa Niat Puasa Ramadhan: Panduan Lengkap, Tata Cara, dan Hukumnya

Puasa Ramadhan, ibadah wajib bagi umat Muslim, diawali dengan doa niat puasa yang tulus.

oleh Tim Showbiz Diperbarui 28 Feb 2025, 20:00 WIB
Diterbitkan 28 Feb 2025, 20:00 WIB
Ilustrasi doa, Islami, Muslim. (Photo by Masjid MABA on Unsplash)
Ilustrasi doa, Islami, Muslim. (Photo by Masjid MABA on Unsplash)... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta - Puasa Ramadhan, ibadah wajib bagi umat Muslim, diawali dengan niat yang tulus. Niat puasa ini, yang harus dilakukan sebelum fajar, menjadi kunci utama kesahan puasa.

Artikel ini akan membahas secara lengkap tata cara niat puasa Ramadhan, perbedaan pendapat ulama terkait memperbarui niat setiap hari, serta pentingnya niat dalam meraih pahala maksimal.

Pertanyaan seputar niat puasa Ramadhan sering muncul, misalnya: kapan waktu yang tepat untuk berniat? Apakah niat harus diulang setiap hari?

Bagaimana bacaan doa niat puasa yang benar? Artikel ini akan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan jelas dan akurat, berdasarkan sumber-sumber terpercaya.

Promosi 1

Pentingnya Niat dalam Ibadah Puasa

Ilustrasi puasa, Ramadan, Islami
Ilustrasi puasa, Ramadan, Islami. (Photo by Ahmed Aqtai: https://www.pexels.com/photo/photo-of-ramadan-light-on-top-of-table-2233416/)... Selengkapnya

Niat bukan sekadar ucapan, tetapi merupakan tekad dan kesungguhan hati untuk menjalankan ibadah dengan ikhlas karena Allah SWT. Niat yang benar akan meningkatkan kualitas ibadah dan memperbesar pahala yang didapatkan.

Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya setiap amal perbuatan tergantung niatnya..." (HR. Bukhari dan Muslim). Hadits ini menegaskan betapa pentingnya niat dalam setiap amal ibadah, termasuk puasa Ramadhan.

Waktu yang Tepat untuk Berniat

Memantau Hilal Awal Ramadhan 1444 Hijriah
Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat penetapan 1 Ramadan. (Liputan6.com/Herman Zakharia)... Selengkapnya

Waktu yang paling utama untuk berniat puasa adalah sebelum fajar tiba. Namun, jika seseorang terlambat dan berniat saat sahur, selama masih sebelum terbit fajar, niatnya tetap sah.

Menjaga Konsistensi Ibadah Puasa

Selain niat, menjaga konsistensi dalam menjalankan ibadah puasa juga sangat penting. Hindari hal-hal yang membatalkan puasa, seperti makan, minum, dan hubungan suami istri sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.

Dengan niat yang benar dan konsistensi dalam menjalankan ibadah, pahala puasa Ramadhan akan semakin maksimal.

Niat Puasa Ramadhan: Bacaan dan Artinya

Doa Niat Puasa Ayyamul Bidh
Ilustrasi muslimah, Islami. Credit: freepik.com... Selengkapnya

Bacaan niat puasa Ramadhan yang paling umum dan disarankan adalah:

Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.

Artinya: "Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala."

Niat ini dapat diucapkan dalam bahasa Indonesia dengan makna yang sama, misalnya: "Saya berniat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini karena Allah SWT."

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

EnamPlus

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya