Sandiaga Uno: Covid-19 Memaksa Kita Tingkatkan Keterampilan

Sandiaga Uno menyebutkan pekerjaan yang erat kaitannya dengan ekosistem digital muncul disebabkan oleh transformasi segala lini kehidupan ke aspek virtual.

oleh Andina Librianty diperbarui 22 Jul 2021, 10:00 WIB
Diterbitkan 22 Jul 2021, 10:00 WIB
[Fimela] Sandiaga Uno
Sandiaga Uno melakukan Vaksinasi Covid 19 bersama Kemenparekraf, Alodokter, Danone, NeoSoho, dan Rs Bunda sebagai wujud nyata percepatan program vaksinasi Covid19 kepada masyarakat Indonesia. 8/6/2021 (Adrian Putra/Fimela)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, mendorong para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif untuk mengasah dan meningkatkan keterampilan yang dimiliki di tengah tantangan pandemi Covid-19. Menurutnya, masa pandemi memaksa para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif untuk terus berinovasi, berkolaborasi, dan beradaptasi dalam berkarya.

“Covid-19 ini memaksa kita untuk meningkatkan keterampilan kita karena 60 persen lapangan kerja yang akan kita temui di masa pandemi dan pascapandemi ini adalah lapangan kerja yang tidak ada sebelumnya,” kata Sandiaga Uno, dikutip dari keterangannya pada Kamis (21/7/2021).

Sandiaga Uno menyebutkan pekerjaan-pekerjaan yang erat kaitannya dengan ekosistem digital dan virtualisasi ini muncul disebabkan oleh transformasi segala lini kehidupan ke aspek virtual. Sehingga, hal ini menjadi peluang sekaligus tantangan yang harus dihadapi oleh masyarakat, termasuk para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

“Ada 34 juta pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif sekarang mengalami tekanan dan banyak di antara mereka yang kehilangan pekerjaan dan penghasilan. Namun, saya yakin ekonomi kreatif kita bisa menghadapi tantangan tersebut dengan menghadirkan talenta-talenta yang bisa mengisi ekosistem ekonomi digital,” tutur Sandiaga Uno.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:


Sektor Ekonomi Kreatif

[Fimela] Sandiaga Uno
Sandiaga Uno melakukan Vaksinasi Covid 19 bersama Kemenparekraf, Alodokter, Danone, NeoSoho, dan Rs Bunda sebagai wujud nyata percepatan program vaksinasi Covid19 kepada masyarakat Indonesia. 8/6/2021 (Adrian Putra/Fimela)

Di sektor ekonomi kreatif sendiri, lanjut Sandiaga, sektor aplikasi, game, televisi, dan konten digital mengalami peningkatan di masa pandemi Covid-19. “Kalau kita melihat akselerasi digital ini mendorong masyarakat yang tadinya hanya berjualan secara online untuk menghadirkan konten-konten yang kreatif,” ucap Sandiaga.

Kemenparekraf/Baparekraf, lanjut Sandiaga, saat ini juga tengah mendorong digitalisasi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia lewat sejumlah program yang terangkum dalam "Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia".

Lewat gerakan ini, katanya, pemerintah ingin menumbuhkan rasa bangga terhadap karya anak bangsa dan juga mendorong para pelaku ekonomi digital untuk selalu berinovasi, beradaptasi, dan berkolaborasi.

Sandiaga juga berpesan agar para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif untuk terus bekerja keras, bekerja tuntas dan ikhlas, serta bekerja cerdas dengan memanfaatkan jejaring relasi yang ada. "Saya yakin dengan inovasi, adaptasi, dan kolaborasi, teman-teman bisa membangun karier yang baik," jelasnya.

 

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya