Kurma Bisa Turunkan Kolesterol dan Stabilkan Gula Darah, Segini Porsi Ideal untuk Mengonsumsinya

Konsumsi kurma dapat menurunkan kolesterol dan stabilkan gula darah, segini porsi ideal mengonsumsinya

oleh Sulung Lahitani Diperbarui 26 Feb 2025, 12:18 WIB
Diterbitkan 26 Feb 2025, 12:18 WIB
Ilustrasi kurma
Ilustrasi kurma. (Image by azerbaijan_stockers on Freepik)... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta Dikenal karena rasa mereka yang kaya dan tekstur kenyal, kurma tidak hanya camilan yang lezat tetapi juga kaya nutrisi. Dikemas dengan serat, protein, dan kalium, kurma memiliki indeks glikemik yang rendah dan karenanya membantu meningkatkan metabolisme glukosa dan sensitivitas insulin pada penderita diabetes. Buah-buahan kering ini juga menurunkan kolesterol buruk dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Berapa banyak kurma sehari yang baik untuk kesehatan Anda?

Dihimpun dari Times Now, menurut para ahli, kurma memiliki tingkat mikronutrien utama yang tinggi - tetapi Anda harus memperhatikan berapa banyak yang Anda makan. Makan terlalu banyak yang bisa berkontribusi pada asupan kalori berlebih dan menaikkan gula darah. 

Ukuran porsi rata-rata kurma hanya 100 gram, atau setara dengan sekitar empat kurma medjool. Jadi, Anda tidak boleh mengkonsumsi seluruh kurma yang Anda beli untuk mendapatkan manfaat kesehatan.

Empat kurma medjool misalnya, mengandung sekitar 277 kalori dan 66 gram gula. Jadi, karena mereka tinggi gula, para ahli menyarankan Anda perlu makan hanya satu atau dua kurma besar atau tiga kecil, yaitu sekitar 50 gram dan menyediakan setengah gula dan kalori. Meskipun dua kurma sehari adalah ukuran porsi yang sangat baik, itu tidak berarti Anda akan langsung lebih sehat.

 

Kurma meningkatkan kesehatan usus, kolesterol, dan kadar gula darah

kurma
Ilustrasi kurma/ Photo by Mona Mok on Unsplash... Selengkapnya

Menurut para ahli, kurma yang dikeringkan umumnya tidak menambahkan gula di dalamnya, tetapi mereka masih dapat mengandung sejumlah besar gula alami dalam bentuk sukrosa, glukosa, atau fruktosa. 

Tetapi karena mereka memiliki serat tinggi, kurma menjadi camilan yang lebih baik daripada soda manis atau makanan olahan lainnya. Serat memperlambat penyerapan glukosa dalam aliran darah, dan indeks glikemik yang rendah menyebabkan lonjakan nilai gula darah yang lebih kecil.

Beberapa penelitian juga mengatakan makan kurma menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida, tetapi dalam jumlah yang lebih kecil.

Namun, meski kurma sangat membantu saluran pencernaan Anda, kurma harus dimakan dalam kombinasi dengan makanan kaya serat lainnya, khususnya yang lebih rendah gula, seperti sayuran hijau, sayuran tanpa pati, kacang-kacangan, kacang-kacangan, biji-bijian, dan butiran utuh. 

Menambahkan kurma sebagai makanan ringan pada makanan Anda juga dapat bermanfaat bagi microbiome Anda, sel -sel mikroba yang terjadi secara alami hadir di saluran usus Anda. Makan terlalu banyak kurma juga bisa menyebabkan diare.

 

Apa yang harus Anda lakukan jika Anda tidak suka kurma?

Kurma
Ilustrasi kurma. (Liputan6.com/Asnida Riani)... Selengkapnya

Banyak orang menemukan kurma makan setiap hari tidak menarik, tetapi menurut ahli gizi, tidak ada alasan Anda tidak dapat menemukan buah kering atau segar serupa lainnya memiliki lebih banyak manfaat.

Anda selalu dapat menggantinya dengan prem, buah ara dan aprikot, meskipun versi segar mereka adalah pilihan yang lebih baik karena mereka jauh lebih rendah kalori.

Infografis 7 Kiat Turunkan Kolesterol dengan Cepat
Infografis 7 Kiat Turunkan Kolesterol dengan Cepat. (Liputan6.com/Lois Wilhelmina)... Selengkapnya
Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

Produksi Liputan6.com

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya