Liputan6.com, Jakarta - 18 Tahun silam, sebuah insiden dalam dunia tinju terjadi saat pertarungan antara Mike Tyson dan Evander Holyfield. Si Leher Beton, sebutan Tyson, secara tak terduga menggigit kuping Holyfield di ring tinju MGM Grand Arena, Cesar Palace, Las Vegas, pada 28 Juni 1997.
Ini merupakan pertandingan kedua, setelah Tyson kalah TKO (tehcnical knockout) dari Holyfield yang berjuluk "The Real Deal" dalam ronde ke-11, pada November 1996. Demikian seperti dimuat Liputan6.com dari History.com, Minggu (27/6/2015).
Sejak awal pertandingan 'balas dendam' Tyson ini, Holyfield sudah tampak unggul. Beberapa kali, ia berhasil memukul Tyson dan mendapat banyak teriakan keras sebagai bentuk dukungan dari para penonton. Berbeda dari biasanya, audiens lebih banyak mendukung Tyson.
Holyfield tampil lebih kuat dari sebelumnya. Sedangkan, Tyson tampak frustasi menghadapi Holyfield yang bertarung lebih gemilang. Wasit sempat menghentikan pertandingan, walau duel baru berlangsung 2 ronde.
Pada ronde ketiga, Tyson makin tak terkendali. Ia menggigit telinga sebelah kanan Holyfield sampai putus. Tyson lalu seperti membuang sesuatu dari mulutnya ke lantai arena tinju. Pertandingan pun dihentikan sejenak, dan dilanjutkan meski luka Holyfield cukup parah.
Alih-alih melanjutkan pertandingan sportif, Tyson malah mengulangi aksi gigit kupingnya. Kini giliran telinga kiri Holyfield yang jadi sasaran. Tyson menyerang telinga lawannya lagi menggunakan rahangnya.
Saat ronde ke-3 tinggal 10 menit lagi, sang wasit menghentikan pertandingan dan mendiskualifikasi Tyson yang juga berjuluk "Baddest Man on the Planet". Otoritas Tinju Nevada mengevaluasi pertandingan dan menyita hadiah untuk pemenang US$ 30 juta.
Dalam tayangan ulang televisi, terlihat Tyson 'memanfaatkan' clinch atau gerakan mendekati atau memeluk lawan, untuk menggigit kuping Holyfield. Pada 9 Juli 1997, Tyson akhirnya diskors selama setahun dari ring tinju dan didenda US$ 3 juta.
Bagi Holyfield, gigitan itu dinilai karena Tyson takut kalah. "Orang tidak menggigit karena mereka jahat. Orang menggigit karena mereka takut," ujar dia, seperti dimuat The Sun.
Sementara, Tyson mengaku tak percaya jika pada akhirnya ia melakukan aksi yang dikenal dengan 'Bite Fight' itu. "Saya akui saya telah melakukan hal yang sangat buruk. Dunia tak pernah melihat saya bertingkah seperti itu."
Sejarah lain mencatat, pada 28 Juni 1944, terjadi peristiwa 'Mandor Berdarah', di mana warga Mandor, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat dibantai Jepang. Ribuan orang Indonesia meregang nyawa. (Rmn/Nda)
28-6-1997: Insiden Mike Tyson Gigit Kuping Evander Holyfield
Sejak awal pertandingan 'balas dendam' Tyson ini, Holyfield sudah tampak unggul.
Diperbarui 28 Jun 2015, 06:00 WIBDiterbitkan 28 Jun 2015, 06:00 WIB
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
Produksi Liputan6.com
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
5 Gelandang Terhebat Inggris Sepanjang Sejarah: Ada Legenda Manchester United
Strategi Polri Atasi Lonjakan Kendaraan di Gerbang Tol Selama Arus Balik Lebaran 2025
Antisipasi Kepadatan Arus Balik, Polda Lampung Siapkan 'Delay System' di Pelabuhan Bakauheni
Pasar Tradisional Sepi, Menteri Maman Paparkan Penyebabnya
Alasan Presiden AS Donald Trump Terapkan Tarif Impor
39 Ribu Kendaraan Melintas di Cipali Pada H3 Lebaran 2025
Belanja Perlengkapan Sekolah Usai Lebaran, Ini Tips Agar Pembelianmu Tepat dan Hemat
Imbas Jalur Puncak Bogor Tergenang, One Way Arah Jakarta Lebih Panjang
Chelsea vs Tottenham Hotspur: Dominasi Rekor Pertemuan, The Blues Bakal Jaga Dominasi?
Mudik Usai, Polda Lampung Siaga Amankan Wisata dan Arus Balik Pasca-Lebaran
Gerai di Indonesia Lagi jadi Sorotan, Intip Perjalanan Sang Pendiri Lulu Hypermarket
Kemendagri Tegaskan Komitmen Dukung Kelancaran Pemungutan Suara Ulang Pilkada