Liputan6.com, Jakarta Kementerian Kesehatan RI mengatakan agar masyarakat bisa memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis atau Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang berlaku di hari ulang tahun atau 30 hari sejak ulang tahun. Bukan hanya pemeriksaan tekanan darah dan gula darah, ada juga skrining kanker untuk mendeteksi dini kanker.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan RI, Siti Nadia Tarmizi mengatakan skrining kanker yang masuk dalam program cek kesehatan gratis adalah jenis kanker yang banyak kasusnya.
Advertisement
Baca Juga
"Dalam program cek kesehatan gratis kami sudah memasukkan skrining 4 jenis kanker pada dewasa dan 1 jenis kanker pada anak yakni pemeriksaan mata untuk mengenali kanker retinoblastoma yang cukup tinggi di Indonesia," kata Nadia dalam acara bersama Yayasan Kanker Indonesia dan AstraZeneca pada Rabu, 19 Februari 2025.
Advertisement
Berikut daftar lengkap skrining kanker yang masuk dalam program Cek Kesehatan Gratis:
- Skrining Kanker Leher Rahim (perempuan)
- Skrining Kanker Payudara (perempuan)
- Skrining Kanker Paru (laki-laki)
- Skrining Kolorektal (laki-laki)
- Skrining Kanker Retinoblastoma (anak)
Nadia juga mengungkapkan pemeriksaan lain melalui pemeriksaan anemia pada anak-anak yang kemudian diteruskan dengan pemeriksaan untuk menskrining talasemia.
"Kalau kita mendapatkan gambaran dari pemeriksaan anemia pada anak-anak, kita juga sudah bisa melakukan deteksi dini untuk penyakit kanker yang terjadi pada anak-anak," kata Nadia.
Tambahan Alat Kesehatan untuk Deteksi Dini Kanker
Nadia mengungkapkan pemerintah secara bertahap mulai menyediakan sarana dan prasarana deteksi kanker di puskesmas hingga di tingkat kabupaten/kota seperti fasilitas HPV DNA untuk deteksi kanker leher rahim, USG untuk kanker payudara, fast scan untuk kanker kolorektal, dan x-ray maupun spirometri untuk kanker paru-paru.
"Di beberapa kabupaten/kota mamografi juga sudah disediakan bukan hanya beberapa saja fast scan juga secara bertahap sudah kita berikan akses sarana prasarana," imbuhnya.
Advertisement
Cek Kesehatan Gratis Berlaku untuk Bayi Berumur 2 Hari hingga Lansia
Nadia mengatakan program Cek Kesehatan Gratis berlaku mulai dari usia bayi dua hari hingga lansia. Caranya pun mudah dengan mendatangi puskesmas terdekat.
"Bisa diakses di puskesmas yang dekat sekali dari rumah, memang masih antre ya tapi program ini sangat bermanfaat salah satunya deteksi dini kanker," kata Nadia.
Harapan: Bisa Mendeteksi Dini Kanker
Lewat skrining kanker masuk dalam program Cek Kesehatan Gratis maka bisa ditemukan kanker di stadium sedini mungkin. Jika kanker ditemukan di stadium awal maka angka kesembuhan tinggi.
Pada data Global Cancer Statistics (Globocan) yang dirilis oleh WHO tahun 2020, di Indonesia terdapat 396.914 kasus kanker baru dengan 234.511 kematian yang disebabkan oleh kanker.
"Angka kematian kita masih tinggi yakni sekitar 55 persen, maka dengan deteksi dini bisa meningkatkan angka harapan hidup pasien kanker," kata Nadia.
Advertisement
