Kasus meninggalnya Mita Diran setelah 30 jam bekerja non stop, menjadi pelajaran bahwa tubuh tidak bisa diporsir. Munculnya flu, diare, dan meriang merupakan tanda sederhana yang mengisyarakatkan bahwa tubuh harus diistirahatkan.
Hanya saja, ketika tanda itu datang banyak orang terutama karyawan yang justru masa bodoh, dan memilih untuk membiarkannya begitu saja.
Tanda-tanda ini disampaikan langsung oleh Staf Divisi Gastroenterologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-RSUPNCM, dr. H Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP.
"Apabila sudah ditemukan adanya tanda-tanda seperti ini, itu peringatan agar kita mulai untuk beristirahat dan meninggalkan sejenak pekerjaan kita," kata dr. Ari saat diwawancarai Health Liputan6.com, Senin (16/12/2013)
Saat tubuh sudah mengalami kelelahan dan masih dipaksa untuk bekerja, lanjut dr. Ari, maka yang akan terjadi orang tersebut menjadi tidak fokus, dan pekerjaan yang dikerjakannya akan menghasilkan sesuatu yang tidak maksimal.
Selain ketiga penyakit itu, penyakit lainnya yang kerap dialami orang yang terlalu lelah dalam bekerja adalah gangguan pencernaan. Keluhan pencernaan yang timbul antara lain nafsu makan berkurang, di mana ini justru memperburuk kondisi tubuh.
Lebih lanjut dr. Ari menjelaskan, saat karyawan mengalami kelelahan, emosinya akan meninggi. Emosi meninggi ini seringkali menjadi penyebab terbesar terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Untuk itu, bila memang tubuh sudah mengisyarakatkan seperti itu, tak ada pilihan lain yang dapat dilakukan selain istirahat.
(Adt/Igw)
Baca Juga:
30 Jam Tak Tidur, Mita Diran si Gadis Copywriter Meninggal Dunia
Kronologi Wafatnya Mita Diran, Gadis yang Kerja Non Stop 30 Jam
Mita Diran Meninggal Karena Kerja 30 Jam, P3I akan Panggil Agency
Berapa Lama Batas Maksimal Orang Bekerja?
Hanya saja, ketika tanda itu datang banyak orang terutama karyawan yang justru masa bodoh, dan memilih untuk membiarkannya begitu saja.
Tanda-tanda ini disampaikan langsung oleh Staf Divisi Gastroenterologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-RSUPNCM, dr. H Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP.
"Apabila sudah ditemukan adanya tanda-tanda seperti ini, itu peringatan agar kita mulai untuk beristirahat dan meninggalkan sejenak pekerjaan kita," kata dr. Ari saat diwawancarai Health Liputan6.com, Senin (16/12/2013)
Saat tubuh sudah mengalami kelelahan dan masih dipaksa untuk bekerja, lanjut dr. Ari, maka yang akan terjadi orang tersebut menjadi tidak fokus, dan pekerjaan yang dikerjakannya akan menghasilkan sesuatu yang tidak maksimal.
Selain ketiga penyakit itu, penyakit lainnya yang kerap dialami orang yang terlalu lelah dalam bekerja adalah gangguan pencernaan. Keluhan pencernaan yang timbul antara lain nafsu makan berkurang, di mana ini justru memperburuk kondisi tubuh.
Lebih lanjut dr. Ari menjelaskan, saat karyawan mengalami kelelahan, emosinya akan meninggi. Emosi meninggi ini seringkali menjadi penyebab terbesar terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Untuk itu, bila memang tubuh sudah mengisyarakatkan seperti itu, tak ada pilihan lain yang dapat dilakukan selain istirahat.
(Adt/Igw)
Baca Juga:
30 Jam Tak Tidur, Mita Diran si Gadis Copywriter Meninggal Dunia
Kronologi Wafatnya Mita Diran, Gadis yang Kerja Non Stop 30 Jam
Mita Diran Meninggal Karena Kerja 30 Jam, P3I akan Panggil Agency
Berapa Lama Batas Maksimal Orang Bekerja?