Liputan6.com, Jakarta - Dalam kurun November 2024 hingga Maret 2025, sebanyak 1.500 warga binaan yang berada di Rutan Salemba, DKI Jakarta dipindahkan ke berbagai Lapas di wilayah Jawa Barat dan Tangerang.
Pemindahan narapidana ini untuk mengatasi masalah overkapasitas serta meningkatkan kualitas pengamanan di Rutan Salemba. Para warga binaan yang dipindahkan akan ditempatkan di beberapa Lapas sesuai dengan klasifikasi dan kebutuhan pembinaan mereka.
Proses pemindahan dilakukan dengan pengawalan ketat melibatkan anggota Polri dan TNI guna memastikan keamanan dan kelancaran selama perjalanan.
Advertisement
Dengan adanya pemindahan ini, diharapkan kapasitas Rutan Salemba dapat lebih terkendali, sehingga pelayanan terhadap warga binaan dapat lebih optimal. Selain itu, program akselerasi yang dicanangkan pemerintah dapat berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Tentang 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, serta kualitas layanan pemasyarakatan dan keimigrasian di seluruh Indonesia.
Program ini mencakup berbagai aspek, termasuk reformasi dalam pengelolaan lapas, peningkatan kapasitas pembinaan, serta pemanfaatan teknologi dalam administrasi pemasyarakatan.
Terbaru, pada Selasa 25 Maret Rutan Salemba memindahkan sebanyak 300 narapidana dalam semalam. Pemindahan ini juga untuk memerangi narkoba maupun penggunaan HP di dalam Lapas.
Kepala Rutan Salemba Wahyu Trah menjawab kritikan publik yang beredar di beberapa media online terkait peredaran narkoba dan HP di institusinya.
“Kami tidak antikritik, kami membuka ruang sebesar-besarnya bagi masyarakat untuk turut membangun Rutan Salemba dengan masukan dan kritik yang membangun karena ini adalah hak konstitusi semua lapisan masyarakat,” ujarnya.
Pria kelahiran Madura ini menegaskan bahwa hal ini merupakan komitmennya untuk menyukseskan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
“Pemindahan ini telah melalui proses perencanaan yang matang dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait,” ia menambahkan.