Cut Syifa Wanti-Wanti Penonton, Tak Boleh Bully Tim Cinta di Ujung Sajadah

Serial televisi terbaru SCTV, Cinta di Ujung Sajadah, sudah tayang sejak Rabu 26 Februari 2025 lalu.

oleh Ratnaning Asih Diperbarui 28 Feb 2025, 17:30 WIB
Diterbitkan 28 Feb 2025, 17:30 WIB
Potret Cut Syifa Totalitas dalam Sinetron Cinta di Ujung Sajadah, Aktingnya Dinantikan
Memulai karier sejak belia pada tahun 2007, kepiawaian Cut Syifa dalam berakting tak perlu diragukan lagi. Selalu totalitas, artis kelahiran 18 September 1998 ini pernah raih penghargaan Festival Film Bandung 2021 kategori Pemeran Wanita Terpuji Serial Web. Nama Cut Syifa mulai dikenal publik sejak berperan sebagai Maesaroh di sinetron Tukang Bubur Naik Haji the Series. (Liputan6.com/IG/@cutsyifaa)... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta Sinetron anyar SCTV bertajuk Cinta di Ujung Sajadah akhirnya tayang pada Rabu (26/2/2025) lalu. Cut Syifa lega luar biasa begitu hasil kerja kerasnya dam tim sinetron ini akhirnya bisa dinikmati oleh pemirsa.

Hal ini ia sampaikan dalam video singkat bersama lawan mainnya, Gemi Nastiti, yang diunggah di akun Instagram, Kamis (27/2/2025) kemarin.

“Alhamdulillahirobbil alamin, sangatlah bersyukur ya,” tutur Cut Syifa.

Ia juga mengungkap harapannya, “Semoga temen-temen bisa menerima dengan baik. Bisa mengambil sisi positifnya. Hal-hal jelek, kalau ada yang galak-galak, enggak usah diambil, enggak usah dicontoh.”

Kalimatnya yang terakhir ini, rupanya berhubungan dengan karakter yang diperankan oleh Gemi dalam sinetron SCTV yang diadaptasi dari novel Asma Nadia ini, Carla.

Carla diceritakan sangat menyayangi kakak lelakinya, Fauzan (Zikri Daulay). Namun di balik kasih sayang pada Fauzan, ia punya niat licik terhadap sang kakak ipar, Rindu, yang diperankan oleh Cut Syifa.

Promosi 1

Tak Boleh Ada Bullying

Cinta di Ujung Sajadah
Cut Syifa, Megantara, dan Zikri Daulay menyapa pemirsa SCTV lewat sinetron Cinta di Ujung Sajadah. Sinetron ini meramaikan program Ramadan Penuh Cinta. (Foto: Dok. SCTV)... Selengkapnya

Cut Syifa mengingatkan, bahwa semua drama yang ada di cerita ini tak sepatutnya dibawa-bawa ke dunia nyata. Apalagi bila sudah menyentuh perundungan.

“Itu semua cuma akting aja, jadi jangan ada bully-bullying. Mau pemain, mau orang-orang di lokasi syuting , jangan di-bully ya. Enggak boleh,” kata dia.

Konflik dan Intrik yang Menegangkan

Tangkapan layar YouTube SCTV pada episode pertama Cinta di Ujung Sajadah. (Foto: Liputan6.com/Rahmadina Sundari)
Tangkapan layar YouTube SCTV pada episode pertama Cinta di Ujung Sajadah. (Foto: Liputan6.com/Rahmadina Sundari)... Selengkapnya

Sudah sepatutnya perundungan memang tak boleh dilakukan, apalagi Cinta di Ujung Sajadah adalah tontonan sarat hikmah.

Dalam video yang sama, Cut Syifa juga mengungkap bahwa sinetron ini bukan tontonan untuk hiburan. "Cinta di Ujung Sajadah ini insyaallah banyak hikmahnya," beri tahunya.

"Banyak pelajaran yang bisa diambil dari sisi agamanya, insyaallah, kemudian dari kekeluargaannya. Dari percintaanya juga ada. Banyak pelajaran yang bisa diambil kalau kita melihatnya secara detail," kata Cut Syifa.

Sinopsis Cinta di Ujung Sajadah

Cinta di Ujung Sajadah mengisahkan yang Fauzan (Zikri Daulay) marah besar saat mengetahui masa lalu istrinya, Rindu (Cut Syifa), yang kelam. Fauzan mengusir dan memisahkan Rindu dari Ayu, anak semata wayang mereka.

Apa benar Rindu bekerja di dunia malam? Laki-laki hidung belang bernama Denny (Andi Mashadi) sebenarnya mencoba melecehkan Rindu dan berujung dendam. Sialnya, Denny adalah teman Fauzan yang membuat fitnah dan menyebabkan pernikahan mereka hancur.

Apakah Rindu mampi membuka lembaran baru dengan Hafiz (Megantara)? Temukan jawabannya dalam Cinta di Ujung Sajadah yang tayang setiap hari setiap pukul 20.05 WIB.

infografis Makanan dan Minuman Manis yang Tepat untuk Berbuka Puasa
Makanan dan Minuman Manis yang Tepat untuk Berbuka Puasa (Liputan6.com/Abdillah)... Selengkapnya
Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

EnamPlus

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya