Liputan6.com, Medan - Menyusul penetapan status tersangka terhadap Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hingga Selasa malam rumah pribadi sang gubernur di Kompleks Citra Seroja, Medan tampak sepi meski sudah pulang ke Sumatera.
Seperti ditayangkan Liputan 6 Pagi SCTV, Rabu (29/7/2015), politisi PKS itu memang tidak langsung menuju rumahnya namun pergi ke Asahan untuk menghadiri acara MTQ.
Sementara itu di Kantor DPW PKS, Sumatera Utara, segenap pengurus langsung menggelar rapat mendadak. Mereka enggan berkomentar hingga ada keterangan resmi dari KPK. Namun langkah antisipasi sudah disiapkan termasuk memberikan bantuan hukum.
Gatot Pujo Nugroho dan istrinya Evi Susanti ditetapkan sebagai tersangka pada kasus dugaan suap hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan setelah KPK menggelar perkara pada Selasa kemarin.
Oleh KPK, keduanya pun disangkakan melanggar Pasal 6 ayat 1 huruf a dan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b dan atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 64 ayat 1 dan pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.
Pada perkara ini, Gatot Pujo dan Evy Susanti juga sudah dicekal oleh KPK untuk bepergian ke luar negeri. Evy diduga mengetahui upaya penyuapan yang diduga dilakukan oleh kantor OC Kaligis terhadap hakim PTUN Medan guna mengurus perkara korupsi di lingkungan kerja Pemprov Sumut. (Mar/Mut)
Gubernur Sumut Jadi Tersangka, DPW PKS Gelar Rapat Mendadak
Menyusul penetapan status tersangka terhadap Gubernur Sumatera Utara, Selasa malam rumah pribadi sang gubernur di Citra Seroja, tampak sepi.
Diperbarui 29 Jul 2015, 08:17 WIBDiterbitkan 29 Jul 2015, 08:17 WIB
Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho usai menjalani pemeriksaan di KPK, Jakarta, Rabu (22/7/2015). Gatot diperiksa selama 11 jam sebagai saksi kasus dugaan suap hakim PTUN Medan. (Liputan6.com/Helmi Afandi)... Selengkapnya
Advertisement
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Sempat Niat Puasa Ramadhan tapi Tidak Sahur, Apakah Puasanya Sah? Buya Yahya Menjawab
3.051 Keluarga di 16 Desa Pasuruan Terdampak Banjir
Pesan MUI ke Umat Islam, Ibadah Puasa Harus Berdampak Sosial kepada Sesama
Polda Metro Jaya Pantau Harga Pangan Jelang Ramadhan, Ini Hasilnya
Hari Penegakan Kedaulatan Negara, Ini Sejarah Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta
5 Fenomena Langit Maret 2025, Ada Dua Gerhana
Mencicipi Masakan Apakah Membatalkan Puasa? Buya Yahya Beri Penjelasan Begini
Padati Masjid Istiqlal Jakarta, Ribuan Umat Muslim Laksanakan Salat Tarawih Pertama Ramadan 1446 H
3 Pemain Paling Loyal dan Moncer Sepanjang Sejarah Liga Inggris: Termasuk Legenda Manchester United
Ucapkan Selamat Puasa, Alex Pastoor Tetap Bikin Warganet Heran
Mengenal Kehidupan Suku Naulu di Dusun Sepa Maluku
Cek Kalender Maret 2025: Ada Libur Nasional dan Cuti Bersama Sambut Nyepi hingga Lebaran