Liputan6.com, Jakarta Kimchi, makanan fermentasi asal Korea dikenal sebagai salah satu makanan tersehat di dunia. Makanan ini dikenal kaya serat, vitamin, dan mineral. Walau begitu, jangan berlebihan ya saat mengonsuminya karena bisa membuat Anda bolak-balik ke kamar mandi.
Menurut ahli gizi Jansen Ongko makanan yang difermentasi seperti kimchi, yoghurt, tempe gembus memang baik bagi pencernaan. Kehadiran bakteri baik hasil proses fermentasi memudahkan penyerapan makanan itu sendiri. Namun, bila mengonsumsi makanan tersebut secara berlebihan bisa menyebabkan diare.
Baca Juga
"Jika mengonsumsi makanan fermentasi berlebihan akan membuat ketidakseimbangan mikroorganisme di usus. Ini yang membuat seseorang jadi diare," kata Jansen saat dihubungi Health-Liputan6.com pada Rabu (22/11/2017).
Advertisement
"Jadi, jangan dipikir kayak misalnya makan yogurt, kimchi, tempe gembus itu bisa dimakan banyak. Enggak bisa (dimakan) banyak juga," katanya.
Â
Memang hingga kini tidak ada batasan toleransi seseorang mengonsumsi makanan fermentasi. Setiap orang memiliki toleransi yang berbeda-beda. Jadi, seseorang boleh mengonsumsi kimchi, kata Jansen, selama tidak mengganggu pencernaan.
"Jadi makan setiap hari boleh, malah itu menjaga kesehatan gut mikrobiota di usus. Tapi jangan dalam porsi banyak," tekannya lagi.Â
Pada orang yang sedang diare, Jansen mengingatkan jangan dulu mengonsumsi makanan fermentasi seperti kimchi ini. Lebih baik pilih makanan yang mudah diserap seperti nasi putih dan air kelapa.Â
Â
Â
Saksikan juga video menarik berikut:
Bahan membuat kimchi
Har ini, 22 November disebut para peneliti di Korea sebagai hari yang tepat untuk membuat kimchi. Menggarami kimchi pada hari ini membantu penganan itu mencapai rasa yang tepat.
Â
Secara umum bahan-bahan kimchi terdiri dari kubis, lobak, sawi, garam, bawang putih, jahe segar, gula atau apel. Lalu cabai rawit Korea, bawang hijau, dan bawang kuning.
Dalam membuat kimchi memang butuhk waktu karena menunggu proses fermetnasi. Paling tidak setelah bahan dan bumbu diolah perlu didiamkan selama lima hari agar rasanya enak.
Advertisement