Penjelasan Agro Bahari Nusantara soal Pemberhentian Sementara Perdagangan Saham

PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) memberikan penjelasan terkait penghentian Sementara Perdagangan Saham.

oleh Pipit Ika Ramadhani Diperbarui 25 Mar 2025, 11:49 WIB
Diterbitkan 25 Mar 2025, 11:49 WIB
Pembukaan Awal Tahun 2022 IHSG Menguat
Aktivitas pekerja di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Senin (3/1/2022). Pada pembukan perdagagangan bursa saham 2022 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung menguat 7,0 poin atau 0,11% di level Rp6.588,57. (Liputan6.com/Angga Yuniar)... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) memberikan penjelasan terkait penghentian Sementara Perdagangan Saham

Penghentian ini berdasarkan pengumuman Bursa Efek Indonesia dengan Nomor: Peng-SPT00055/BEI.WAS/03-2025 pada tanggal 19 Maret 2025 perihal Penghentian Sementara Perdagangan Saham PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) pada tanggal 20 Maret 2025.

Hal ini dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor. Penghentian sementara perdagangan saham UDNG dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai. 

Melansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (25/3/2025), Manajemen Perseroan menjelaskan pergerakan harga saham beserta volume transaksi adalah murni dinamika pasar.

“Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material terkait volatilitas transaksi efek sebagaimana telah disampaikan pada surat yang ditujukan kepada PT. Bursa Efek Indonesia mengenai Penjelasan atas Volatilitas Transaksi Efek No. 001/E023/ABN/III/2025 pada tanggal 14 Maret 2025,” jelas Manajemen UDNG.

 

 

 

Promosi 1

Prospek Usaha Perseroan 

Tertekan, IHSG Akhir Pekan Berada di Zona Merah
Mengutip data RTI, 191 saham melaju di zona hijau dan 417 lainnya berada di zona merah. Sementara ada 188 saham mengalami stagnan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)... Selengkapnya

Sesuai rencana pengembangan usaha Perseroan, yang merupakan salah satu tujuan Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) dan juga telah disampaikan pada Prospektus, maka pada 14 Desember 2023, Perseroan telah melakukan setoran modal pada anak usaha yang dimiliki oleh Perseroan, yaitu PT Marina Bahari Sentosa (MBS) sejumlah Rp 40 miliar atau sekitar 80% dari hasil Penawaran Umum Perdana untuk mengembangkan lokasi baru.  

Perseroan melalui Perusahaan Anak melakukan ekspansi usaha dengan membangun tambak udang baru yang berlokasi di Pantai Tanjung Kemirai, Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung.

 

Ekspansi Usaha

Terjebak di Zona Merah, IHSG Ditutup Naik 3,34 Poin
Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (16/5). Sejak pagi IHSG terjebak di zona merah. (Liputan6.com/Angga Yuniar)... Selengkapnya

Dengan adanya ekspansi usaha melalui entitas anak, maka Perseroan memiliki keyakinan atas peningkatan kapasitas produksi, pendapatan, dan laba yang akan tercermin pada Laporan Keuangan Tengah Tahun 2025 nanti. 

Perusahaan Anak Perseroan telah melakukan penebaran benur perdana pada dimulai pada 16 Februari 2025 sebanyak 34 kolam. Perkembangan atas kegiatan usaha ini sejalan sebelumnya sejalan dengan informasi yang disampaikan pada Prospektus Penawaran Umum Perdana Saham serta tanggapan tanggapan atas evaluasi pada Perseroan sebelumnya.

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

Produksi Liputan6.com

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya