Ade Fitrie Kirana: Atasi Covid-19, Pemerintah Hadir dan Peran Aktif Masyarakat

Ade Fitrie Kirana menyorot cepatnya penyebaran virus ini di masyarakat turut pula dirasakan sejumlah negara.

Liputan6.com, Jakarta - Untuk mengatasi penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Indonesia, menjadi penting pengambilan keputusan yang tepat dan peran aktif masyarakat. Apalagi, cepatnya penyebaran virus ini di masyarakat turut pula dirasakan sejumlah negara. Ade Fitrie Kirana pun menyorot hal ini.

"Saya baca di sejumlah media nasional, penyebaran virus Covid-19 di seluruh dunia makin meluas. Dari yang saya baca, sampai 17 Maret 2020 lalu saja yang terinfeksi mencapai 180.000 orang lebih," kata Ketua Umum Yayasan Perlindungan Perempuan dan Anak (YPAA), Ade Fitrie Kirana saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (29/3/2020).

"Sementara yang meninggal sudah berjumlah 7.000 orang lebih. Angka ini jauh melampaui korban Avian Flu, SARS dan MERS. Mudah-mudahan tak sebesar korban Russian Flu tahun 1889, dengan korban jiwa 1 juta orang. Juga semoga jauh di bawah korban Spanish Flu tahun 1918-1920, yang memakan korban 50 juta orang meninggal," lanjut Ade Fitrie Kirana.

"Bisa kita simpulkan, pandemi virus Covid-19 ini serius. Kita juga belum tahu kapan pandemi ini akan berakhir. Kalau dunia ingin nasibnya tidak seburuk ketika terjadi Russian Flu dan Spanish Flu di masa lampau, bangsa-bangsa sedunia harus sungguh bersatu dan bekerja sama untuk mengatasi pandemi virus yang ganas ini," ia menambahkan.

 

 

Peran Masyarakat

Artis dan penggiat sosial ini menambahkan, pemerintah telah bekerja keras mengatasi meluasnya virus corona. Ia pun mengimbau peran aktif masyarat penting untuk mencegah meluasnya virus.

Namun, ia menyangkan respon masyarakat yang seolah mengambil keuntungan dari kasus ini. Ade Fitrie Kirana menuturkan, beragam respons diperlihatkan para pengguna media sosial terkait virus Covid-19 dan ini rasaanya gak tepat sama sekali, belum lagi banyak pihak dengan sengaja mengambil keuntungan dari pada masker, sanitizer, desinfektan, APD, dan banyak lainnya.

"Ini sangat miris sekaligus menyebalkan. Aku adalah dalah satu yang butuh dan beli kebutuhan itu, namun harga semakin tidak masuk akal, belum lagi sebagai pengguna dan penikmat medsos dari awal kenapa beberapa petinggi kita mengeluarkan statement yang betul betul tidak pada tempatnya," kata Ade Fitrie Kirana.

EnamPlus