Liputan6.com, Jakarta - Hujan deras mengguyur pantai timur Australia pada Kamis (7 April 2022), dengan Sydney diguyur hujan selama hampir satu bulan semalam, mengubah jalan pinggiran kota menjadi sungai dan memicu evakuasi saat pihak berwenang memperingatkan akan lebih banyak hujan sepanjang hari.
Penghuni panti jompo dievakuasi semalam, ketika kru darurat mendesak 5 juta penduduk kota pelabuhan untuk menghindari perjalanan yang tidak perlu dan bersiap untuk kemungkinan evakuasi.
Baca Juga
"Ini adalah situasi yang sangat dinamis. Peristiwa-peristiwa ini bergerak sangat cepat," kata Penjabat Komisaris Layanan Darurat New South Wales Daniel Austin saat konferensi pers.
Advertisement
"Hujan yang sangat deras dan singkat" telah menciptakan banjir bandang hampir setiap jam, katanya.
Sydney telah menerima curah hujan 1.227 mm sepanjang tahun ini, lebih dari rata-rata curah hujan tahunan 1.213 mm.
Selama 24 jam ke depan, banyak kota pesisir bisa diguyur curah hujan mencapai hingga 180 mm, kata Biro Meteorologi.
Pusat turis Bondi tercatat sekitar 170 mm selama periode 24 jam hingga pukul 9 pagi pada hari Kamis, menurut data resmi.
* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Perintah Mengungsi
Ribuan orang telah diperintahkan untuk mengungsi dari rumah mereka.
"Semua orang berada di dek untuk mencoba dan menyelamatkan beberapa perabotan ... jadi kami cukup sibuk mengangkat barang-barang ... memindahkan barang-barang, mencabut filter dan listrik, dan hal-hal seperti itu," Nicola Gilfillan, pemilik kafe di barat daya Sydney, kepada televisi ABC.
Peringatan cuaca buruk membentang di sepanjang pantai selatan New South Wales dengan jarak lebih dari 600 km tetapi kondisinya diperkirakan akan mereda mulai Kamis malam, kata biro cuaca.
Musim panas pantai timur Australia telah didominasi oleh fenomena cuaca La Nina, biasanya terkait dengan peningkatan curah hujan, untuk tahun kedua berturut-turut, dengan sebagian besar sungai pada kapasitas bahkan sebelum penghujan terakhir. Warragamba Dam, pasokan air utama Sydney, diperkirakan akan meluap pada hari Jumat, kata pihak berwenang.
Advertisement
Cuaca Intens
Tiga sistem cuaca yang intens dalam enam minggu telah melanda Australia timur, dengan beberapa bagian utara New South Wales dan Queensland tenggara mencatat rekor hujan dan Sydney mencatatkan Maret terbasah dalam rekor.
Perubahan iklim juga diyakini secara luas berkontribusi terhadap cuaca buruk, yang menimbulkan pertanyaan tentang seberapa siap Australia.
Beberapa kota di utara New South Wales masih berjuang untuk membersihkan berton-ton puing setelah dua banjir dahsyat yang terpisah pada bulan Maret tetapi peristiwa cuaca terbaru telah menghancurkan pantai tengah dan selatan negara bagian itu.
Korban Banjir
Dari banjir tersebut, seorang pria hanyut oleh di barat laut kota dan diselamatkan oleh kru darurat.
Sementara rekaman di media sosial menunjukkan kendaraan-kendaraan berjuang untuk menyeberangi jalan-jalan yang tergenang air, pohon tumbang dan puing-puing mengambang di sungai.
Advertisement