15 Tewas, Perusahaan Nyatakan Bakal Bantu Keluarga Korban Tragedi Truk Pekerja di Sungai Segeti

Perusahaan menyatakan bakal bertanggungjawab dan memberikan bantuan kepada korban kecelakaan truk di Sungai Segeti, Kabupaten Pelalawan.

oleh M Syukur Diperbarui 27 Feb 2025, 12:30 WIB
Diterbitkan 27 Feb 2025, 12:29 WIB
Evakuasi korban kecelakaan maut di Sungai Segeti, Kabupaten Pelalawan, setelah truk perusahaan tercebur ke sungai.
Evakuasi korban kecelakaan maut di Sungai Segeti, Kabupaten Pelalawan, setelah truk perusahaan tercebur ke sungai. (Liputan6.com/M Syukur)... Selengkapnya

Liputan6.com, Pekanbaru - Operasi pencarian korban kecelakaan truk pekerja dan keluarga pekerja PT Empat Res Bersaudara (ERB) di Sungai Segeti, Kabupaten Pelalawan ditutup. Hal itu seiring ditemukannya korban hilang oleh tim gabungan yang terdiri dari ratusan personel berbagai instansi.

Dalam kecelakaan maut itu, 15 penumpang truk dinyatakan meninggal dunia dan 17 selamat. Korban selamat sudah mendapatkan perawatan sementara korban meninggal dunia, baik dewasa ataupun anak-anak serta balita sudah diserahkan ke keluarga untuk dikebumikan.

Pencarian dipantau langsung Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal pada 23 Februari 2025. Mantan Kadiv Humas Mabes Polri itu terus memantau dari Pekanbaru begitu pulang dari lokasi kejadian.

Iqbal meminta PT ERB sebagai kontraktor PT Nusa Wana Raya bertanggungjawab atas kejadian itu. Iqbal mendorong perusahaan bertanggungjawab serta melakukan pendekatan kemanusiaan terhadap para korban.

"Saya mendorong sekuat-kuatnya perusahaan agar bertanggung jawab, lakukan pendekatan kemanusiaan," kata Iqbal.

Di sisi lain, PT NWR sebagai pengguna jasa PT ERB dalam operasional kerja di konsesinya, ditambah kecelakaan terjadi di area perusahaan, menyampaikan bela sungkawa sangat mendalam.

"Kami sangat berduka atas musibah yang sama-sama tidak kita inginkan ini," ungkap Direktur PT NWR Muller Tampubolon SE MM, Rabu petang, 26 Februari 2025.

 

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Kunjungi Keluarga

Muller menyatakan perusahaan bertanggungjawab mulai dari proses evakuasi hingga pemakaman. PT NWR mengerahkan fasilitas perusahaan selama proses pencarian korban hilang berlangsung.

PT NWR juga berjanji bakal mengunjungi keluarga korban untuk menyampaikan belasungkawa. Selanjutnya memberikan bantuan guna meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

"Dalam waktu dekat ini kami akan mengajak pihak-pihak terkait yang terlibat evakuasi kemarin untuk mengunjungi keluarga korban," ucap Muller.

Kecelakaan terjadi ketika pekerja dan keluarga pekerja PT ERB diangkut memakai truk perusahaan menuju pasar di Desa Segeti Kilometer 60 pada 22 Februari 2025. Dalam perjalanan, sopir kehilangan kendali sehingga menabrak pembatas jembatan sehingga truk tercebur ke sungai.

Kendaraan tersebut membawa 32 orang penumpang termasuk sopir. Insiden ini menyebabkan 15 orang meninggal dunia dan 17 orang selamat. Mereka adalah karyawan dan keluarga PT ERB yang merupakan kontraktor PT NWR. 

Tim gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, dan pihak PT NWR segera melakukan operasi pencarian dan penyelamatan.

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

EnamPlus

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya