Industri bisnis yang sedang tumbuh di Indonesia dianggap sebagai pasar yang potensial bagi sejumlah produsen perangkat pintar kenamaan dunia. Sejumlah perusahaan pun secara gencar mulai melakukan ekspansi bisnis untuk meraih pasar yang lebih luas.
Selain memasarkan perangkat baru, sejumlah produsen perangkat di Indonesia juga mulai melakukan investasi dalam berbagai bentuk, yang salah satu bentuknya adalah dengan membuka pabrik untuk memproduksi atau merakit perangkat yang akan dipasarkan.
Dell merupakan salah satu produsen yang menganggap Indonesia sebagai pasar yang memiliki keunikan dan potensi untuk pengembangan bisnis terutama dalam bidang IT.
"Ada empat kunci yang menjadikan Indonesia sebagai pasar yang potensial, yakni karena populasinya yang merupakan salah satu terbesar di dunia, pendapatan yang terus membaik, ekonomi negara yang relatif stabil, dan infrastruktur yang mendukung perusahaan asing untuk mengembangkan bisnis," papar Catherine Lian selaku Managing Director Dell Indonesia di The Only One Club FX Plaza, Jakarta, Selasa (12/11/2013).
Tren gadget terutama untuk segmen menengah di pasar Indonesia memiliki tingkat pertumbuhan yang sangat pesat. Merujuk pada data IDC, Catherine menyebut jika 80% gadget yang dipasarkan di Indonesia dirilis dengan harga kurang dari USD 500.
Berkaca pada survei IDC itu, Dell pun rencananya akan menawarkan perangkat baru dengan rentang harga yang terjangkau dan tetap membidik tiga segmen. Bisnis yang langsung menyasar pengguna (consumer) memang masih akan mendominasi dan pertumbuhannya masih lebih dominan dibandingkan bisnis yang ditujukan untuk corporate (pelaku bisnis).
Tanpa menyebut angka pendapatan secara pasti, Catherine menyebut jika pendapatan dari penjualan produk konsumen masih mencapai 70% dan 30% lainnya berasal dari pasar komersial. (vin/dhi)
Pasar Terus Tumbuh, Indonesia Potensial Bagi Pelaku Bisnis IT
Dell menganggap Indonesia sebagai pasar yang memiliki keunikan dan potensi untuk pengembangan bisnis IT.
diperbarui 12 Nov 2013, 19:25 WIBDiterbitkan 12 Nov 2013, 19:25 WIB
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
Video Terkini
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Top 3 Islami: Kisah Penghafal Al-Qur'an Heran Kakek Tua Tetap Tenang walau Imam Baca Surah Al-Baqarah, Wudhu Telanjang Bulat Apakah Sah?
Serba-serbi Mengelola Bisnis Restoran, Apa Kiat agar Bisa Terus Eksis?
Samsung Galaxy S25 Slim Muncul di Geekbench, Bagaimana dengan Performanya?
350 Inspirasi Recharge Energy Caption untuk Menyegarkan Jiwa
Cuaca Hari Ini, BMKG Prediksi Sebagian Wilayah Jakarta Hujan Siang dan Sore Nanti
Jadi Brand Ambassador Jetour, Alan Walker Siapkan Lagu Spesial
350 Caption Jalan Pagi Lucu untuk Semangat Awali Hari
3 Resep Mi Nyemek, Hidangan Tradisional yang Simpel dan Menggugah Selera
The Fed Berpeluang Agresif Kerek Suku Bunga pada 2025
Waspada Lowongan Kerja Palsu, Kenali Ciri-cirinya Sebagai Berikut
Arah Baru Regulasi Kripto di Bawah Pemerintahan Trump: Peluang dan Tantangan
13 Januari 1794: Presiden George Washington Tandatangani UU Terkait Bendera AS