Liputan6.com, Jakarta Perangkat desa dan kepala desa (kades) yang memasang pagar laut Tangerang, Banten, wajib membayar denda administrasi Rp 48 miliar.Â
Seperti diketahui, dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dua aparat desa menjadi penanggung jawab pembangunan pagar laut Tangerang, yaitu inisial A selaku kepala desa dan inisial T selaku perangkat desa.
Advertisement
Baca Juga
Artikel Kades Pemasang Pagar Laut Tangerang Siap Bayar Denda Rp 48 Miliar menyita perhatian pembaca di Kanal Bisnis Liputan6.com pada Kamis, 27 Februari 2025. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di Kanal Bisnis Liputan6.com?
Advertisement
Berikut tiga artikel terpopuler di Kanal Bisnis Liputan6.com yang dirangkum pada Jumat, (28/2/2025):
1. Didenda Rp 48 Miliar, Kades Pemasang Pagar Laut Tangerang Sanggup Bayar
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyatakan, perangkat desa dan kepala desa (kades) yang memasang pagar laut Tangerang, Banten, wajib membayar denda administrasi Rp 48 miliar.  Namun Menteri Trenggono tidak menyebut desa dimana aparat tersebut memimpin.
Seperti diketahui, dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dua aparat desa menjadi penanggung jawab pembangunan pagar laut Tangerang, yaitu inisial A selaku kepala desa dan inisial T selaku perangkat desa.
"Pelaku telah mengakui dan bertanggung jawab terhadap pemasangan pagar laut serta bersedia membayar denda administratif sesuai peraturan yang berlaku. Saat ini sudah dikenakan denda sebesar Rp 48 miliar sesuai dengan luasan dan ukuran," kata Trenggono dikutip dari Antara, Kamis (27/2/2025).
Kedua pelaku telah membuat surat pernyataan terkait kesiapannya untuk membayar denda administrasi sebesar Rp 48 miliar. Kendati demikian, Trenggono tidak menyebutkan apakah Rp 48 miliar tersebut masing-masing pelaku, atau gabungan kedua pelaku.
Dia menyampaikan bahwa tindak lanjut yang telah dilakukan dalam kasus pagar laut tersebut sesuai kewenangan berdasarkan Permen KP Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pengawasan Ruang laut dan Permen KP Nomor 31 Tahun 2021 tentang Pengenaan Sanksi Administratif di Bidang Kelautan dan Perikanan yang dimiliki oleh KKP.
2. Pengemudi Ojol Gelar Aksi Demo Hari Ini 27 Februari 2025, Ini Tuntutannya
Pengemudi atau driver ojek online (ojol) pada hari ini, Kamis (27/2/2025) akan menggelar demo di kawasan Patung Kuda, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.
Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Transportasi dan Jasa Daring Indonesia (Garda Indonesia) Raden Igun Wicaksono, mengungkap latar belakang dilakukan aksi demo.
Alasannya karena, Pemerintah sebagai lembaga yang membuat regulasi mengenai tarif ojek online dan potongan biaya aplikasi ojek online dibuat tidak berdaya oleh dua perusahaan platform asing yang berbisnis dan investasi di Indonesia. Salah satu platform yang awal bisnisnya dimiliki oleh perusahaan lokal Indonesia, kini sebagian besar kepemilikan bisnisnya sudah dimiliki oleh investor asing, sehingga saat ini dua perusahaan platform ini merupakan milik asing.
"Asosiasi Pengemudi Transportasi dan Jasa Daring Indonesia - Garda Indonesia sangat menyayangkan pihak pemerintah tidak berani dan tidak memiliki kekuatan untuk memberikan sanksi tegas kepada dua platform asing yang sudah mengeksploitasi mitra-mitra kerjanya, baik itu pengemudi onlinenya maupun merchant-merchant onlinenya," kata Igun di Jakarta, Kamis, 27 Februari 2025.
Menurut dia, salah satu bentuk pelanggaran regulasi yang dimaksud oleh Asosiasi ada pada potongan biaya aplikasi, dalam Keputusan Menteri Perhubungan Kepmenhub KP Nomor 1001 tahun 2022 regulasinya potongan biaya aplikasi maksimal 20%.
Advertisement
3. Beras hingga Minyakita Dijamin Tak Langka Selama Ramadan, Bagaimana Harganya?
Sejumlah BUMN sektor pangan memastikan stok memadai dalam menyambut bulan ramadan dan lebaran. Harga jual bahan pangan pun dipastikan berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).
Direktur Utama Holding BUMN Pangan ID Food, Sis Apik Wijayanto memastikan stok komoditas yang jadi tanggung jawabnya cukup buat disebar ke masyarakat. Rinciannya, ID Food memiliki stok gula konsumsi 50 ribu ton, daging kerbau 9 ribu ton, dan beras 100 ribu ton.
ID Food juga punya kewenangan untuk menyalurkan sekitar 20 ribu kiloliter minyak goreng kemasan sederhana, Minyakita.
"Ini dengan harga nanti pasti di bawah HET, jadi tidak usah khawatir ya, harga-harga ini semuanya akan di bawah HET, siap untuk mempersembahkan persiapan HBKN (Hari Besar Keagamaan Nasional) ini dengan baik," ungkap Sis Apik dalam konferensi pers di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (27/2/2025).
Senada, Perusahaan Umum (Perum) Bulog juga memastikan stoknya dalam kondisi aman. Saat ini Bulog dapat penugasan sebanyak 50 ribu kiloliter Minyakita.
Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik Mokhamad Suyamto memastikan stok beras dalam kondisi aman. Saat ini Bulog menyimpan cadangan beras sebanyak 1,9 juta ton.
Baca artikel selengkapnya di sini
Â
