Olahraga Itu Mestinya Menyenangkan, Harus 'No Pain Feel Gain'

dr Michael Triangto menilai jika kita buka atlet, mestinya olahraga menjadi menyenangkan bukan sakit.

oleh Fitri Syarifah diperbarui 23 Agu 2013, 21:45 WIB
Diterbitkan 23 Agu 2013, 21:45 WIB
olah-raga-130823c.jpg
Banyak orang beranggapan olahraga itu kurang menyenangkan karena bikin sakit, pegal, capek dan sebagainya. Padahal jika dilakukan dengan benar, olahraga sangat menyenangkan.

Begitu disampaikan dokter spesialis olahraga dr Michael Triangto, Sp.KO. Menurutnya, masyarakat umum seharusnya mendapat perhatian yang sama seperti atlet dalam hal mengatasi dampak dari olahraga.

"Sayangnya dokter olahraga saat ini masih sedikit. Tapi sekarang coba perhatikan, masyarakat mendengar bahwa olahraga itu menyehatkan. Kemudian latihan terus tanpa tahu ternyata lutut atau bagian tubuhnya rusak," jelas Michael saat berbincang mengenai cedera para atlet di Gran Melia Hotel, Jakarta, Jumat (23/8/2013).

Michael menyontohkan, misalnya ada orang gemuk dan ingin sehat, ia lalu olahraga. Namun, tanpa sadar lututnya rusak.

"Jika hal ini terjadi, siapa yang menangani? mungkin ini yang menyebabkan masyarakat beralih ke terapi seperti fisioterapis atau bahkan tukang urut dan lainnya. Saya sendiri memasukkan sport therapy agar olahraga bisa menyenangkan dan mengurangi cedera," ungkapnya.

Michael berharap dengan sport therapy, masyarakat seharusnya diperkenalkan istilah 'No Pain Feel Gain' bukannya 'No Pain No Gain'.

(Fit/Abd)

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya