Waspada, Kecepatan Angin Tertinggi Terjadi di Perairan Sangihe dan Talaud

Dia menjelaskan, tinggi gelombang antara 1,25 - 2,5 meter (sedang) berpeluang terjadi di Laut Sulawesi, perairan Kabupaten Kepulauan Sangihe, perairan Kabupaten Kepulauan Talaud dan perairan Kabupaten Kepulauan Sitaro.

oleh Yoseph Ikanubun diperbarui 18 Mar 2024, 10:00 WIB
Diterbitkan 18 Mar 2024, 10:00 WIB
Warga diminta waspadai kecepatan angin dan tinggi gelombang di Laut Sulawesi.
Warga diminta waspadai kecepatan angin dan tinggi gelombang di Laut Sulawesi.

Liputan6.com, Manado - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi kecepatan angin tertinggi berpotensi terjadi di perairan Kepulauan Sangihe, Kepulauan Talaud dan Laut Maluku.

"Kecepatan angin tersebut dapat meningkatkan tinggi gelombang di wilayah tersebut dan sekitarnya," ungkap Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Bitung Ricky D Aror pada, Kamis (14/3/2024).

Ricky menjelaskan, pola angin dominan bergerak dari barat laut - timur laut dengan kecepatan berkisar 6 - 20 knot. BMKG menerbitkan peringatan dini gelombang tinggi hingga 18 Maret 2024.

Dia menjelaskan, tinggi gelombang antara 1,25 - 2,5 meter (sedang) berpeluang terjadi di Laut Sulawesi, perairan Kabupaten Kepulauan Sangihe, perairan Kabupaten Kepulauan Talaud dan perairan Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Selanjutnya, ketinggian gelombang yang sama juga diperkirakan terjadi di perairan Bitung – Likupang, perairan selatan Sulawesi Utara dan Laut Maluku.

“Kami berharap, warga mewaspadai risiko tinggi gelombang terhadap keselamatan pelayaran, misalkan perahu nelayan memperhatikan kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter,” ujarnya.

Untuk kapal tongkang, memperhatikan kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter.

Kapal feri, kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter, serta kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar memperhatikan kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4,0 meter.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Simak Video Pilihan Ini:

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya