Ini 4 Kripto Paling Banyak Disimpan Pengguna Sepanjang Maret 2025, Punya Kamu Masuk Daftar?

Berikut empat aset kripto favorit yang paling banyak disimpan pengguna sepanjang Maret 2025.

oleh Iskandar Diperbarui 04 Apr 2025, 06:30 WIB
Diterbitkan 04 Apr 2025, 06:30 WIB
Kripto XRP (Foto: Traxer/Unsplash)
Kripto XRP (Foto: Traxer/Unsplash)... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta - Bursa kripto global OKX baru saja merilis laporan Proof of Reserves (PoR) ke-29. Laporan ini mengungkap data aset pengguna yang disimpan selama Maret 2025, dengan total mencapai USD 24,6 miliar.

Jika dikonversikan ke dalam mata uang rupiah, dengan asumsi kurs Rp 16.632 per 1 USD, maka total aset pengguna yang disimpan OKX mencapai sekitar Rp 409 triliun.

Adapun empat aset kripto favorit yang paling banyak disimpan pengguna meliputi:

  1. Bitcoin (BTC) senilai USD 11,6 miliar (Rp 193 triliun)
  2. Ethereum (ETH) senilai USD 3,5 miliar (Rp 58 triliun)
  3. Tether (USDT) senilai USD 8,2 miliar (Rp 136 triliun)
  4. USD Coin (USDC) senilai USD 1,3 miliar (Rp 21 triliun).

Dari segi rasio, OKX mengklaim mencadangkan 105% dari total aset BTC pengguna, 103% dari total aset ETH, serta 101% dari total aset USDT dan USDC.

Menurut laporan Proof of Reserves dari OKX, sebagaimana dikutip pada Jumat (4/4/2025), angka USD 24,6 miliar ini menunjukkan peningkatan sebesar 11% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

Memverifikasi Keberadaan Dana Pengguna

Laporan Proof of Reserves berfungsi sebagai cara untuk memverifikasi keberadaan dana pengguna. Dengan teknologi kriptografi, pengguna OKX dapat memastikan bahwa dana mereka disimpan dengan rasio 1:1 dan dapat ditarik kapan saja.

Keberadaan aset yang sesuai juga menjaga tingkat likuiditas, yang penting untuk kelancaran aktivitas investasi dan perdagangan.

Dalam beberapa tahun terakhir, OKX telah meningkatkan laporan Proof of Reserves mereka dengan mengurangi ukuran file dari 2,55GB menjadi 598KB, sehingga memudahkan pengguna untuk memeriksa keberadaan aset mereka.

 

Libatkan Perusahaan Keamanan Siber

Laporan ini juga telah diaudit secara komprehensif oleh perusahaan keamanan siber terkemuka, Hacken, dan mendapatkan peringkat kualitas tertinggi dari analis blockchain terkemuka, Nic Carter.

Soal keamanan transasksi, OKX dilengapi fitur keamanan canggih seperti 2 Factor Authentication (2FA), cold storage, withdrawal address whitelisting, kode anti-phishing, dompet multi-tanda tangan, OKX Risk Shield, Proof-of-Reserves (PoR), dan audit eksternal rutin.

INFOGRAFIS: 10 Mata Uang Kripto dengan Valuasi Terbesar (Liputan6.com / Abdillah)

INFOGRAFIS: 10 Mata Uang Kripto dengan Valuasi Terbesar (Liputan6.com / Abdillah)
INFOGRAFIS: 10 Mata Uang Kripto dengan Valuasi Terbesar (Liputan6.com / Abdillah)... Selengkapnya
Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

EnamPlus

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya