Liputan6.com, Makassar - India berencana akan membuka kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Dalam kerja sama ini India ingin menanamkan modalnya di sektor pertanian dan perkebunan.
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Agus Arifin Nu'mang mengatakan, banyak faktor yang menjadi pertimbangan India saat melirik Sulawesi Selatan. Salah satu pertimbangannya Sulawesi Selatan memiliki pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Biasanya, pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional. Selain itu, pendapatan per kapita Sulsel juga cukup tinggi.
"Duta Besar India, Gurjit Singh menjanjikan akan membawa pelaku bisnis dari India ke Sulsel. Dimana sebelumnya India sudah berinvestasi di beberapa daerah lainnya di Indonesia seperti Jawa, Bali, Kalimantan Timur dan Sulawesi Utara (Sulut), "kata Agus, di Makassar, Jumat (12/6/2015).
Menurut Agus, setiap tahun nilai ekspor dari Sulsel ke India mencapai US$ 11 juta. Komoditas yang diekspor antara lain jambu mete, cokelat, dan lain-lain. "Jadi saya bilang lebih baik pabrik jambu mete dibawa ke sini supaya bahan bakunya lebih terjamin, kakao juga demikian," ujar Agus.
Untuk pelaksanaan lebih matang ke depan, Agus menuturkan telah merencanakan pertemuan yang lebih intensif antara pemerintah provinsi dengan pengusaha India.
Selain berencana untuk berinvestasi di sektor pertanian, Agus dan Singh juga membicarakan kemungkinan kerjasama di bidang farmasi atau obat-obatan. "Produk farmasi India berkualitas bagus dengan harga murah. Ia mencontohkan, cairan infus harganya bisa 10 kali lebih murah jika dibandingkan dengan harga di Indonesia," ungkap Agus.
Namun sayangnya, Agus menjelaskan, kerja sama di sektor farmasi tersebut masih terganjal belum adanya regulasi yang menfasilitasi di tingkat pusat. "Masalahnya adalah regulasi di tingkat pusat yang sulit. Padahal kalau obat-obatan di India harganya lebih murah, kalau BPJS pakai obat dari India, maka akan lebih banyak masyarakat yang memanfaatkan," terang Agus.
Sementara Gurjit Singh mengatakan bahwa pihaknya membahas pertumbuhan ekonomi di Makassar dan Sulsel kedepannya. "Yang dibahas adalah pertumbuhan di bidang ekonomi dan perkembangan bidang pendidikan, banyak universitas bagus di sini, banyak kesempatan yang terbuka lebar di Sulsel," ujarnya.
India, kata Gurjit, memiliki anggaran hingga US$ 15 miliar untuk investasi di Indonesia, tetapi belum ada investasi di Sulsel. Kedepannya ia akan mengirimkan delegasi bisnis untuk berkunjung dan melihat peluang-peluang yang ada di Sulsel, dan membuka perdagangan di sini.
"Salah satunya dalam bidang pendidikan akan ada pertukaran mahasiswa dari Sulsel dan India. Ada juga beasiswa untuk pihak pemerintah Sulsel datang ke India untuk belajar mengenai capacity building," lanjutnya.
Gurjit juga berterimakasih atas dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemeirntah Kota Makassar dalam menyukseskan beberapa event yang dilaksanakan oleh pihaknya. "Kami sangat puas dengan acara yang sudah dilaksanakan, dengan begitu banyak support yang diberikan untuk kami," pungkasnya. (Eka Hakim/Gdn)
Pengusaha India Minat Tanam Modal di Sulawesi Selatan
Pengusaha India dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berencana untuk menjalin kerja sama di sektor farmasi.
diperbarui 12 Jun 2015, 15:26 WIBDiterbitkan 12 Jun 2015, 15:26 WIB
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
EnamPlus
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Potret Dulu Vs Kini 6 Teman Barbie Hsu 'San Chai' di Meteor Garden, Parasnya Dipuji
Tokocrypto Ganti Kepemimpinan, Rekrut Ex Bos Whatsapp Indonesia
BPBD Lapor 16 RT dan 4 Ruas Jalan Jakarta Tergenang Sabtu Pagi
Dosakah jika Nafkah Pemberian Suami Selalu Kurang? Buya Yahya Menjawab
VIDEO: Benjamin Netanyahu Sebut Pertemuannya dengan Donald Trump merupakan Titik Balik bagi Israel
Ariel Tatum Ungkap Tak Suka Beralaman, Harus Cuci Tangan 3 Menit Kalau Terpaksa Melakukannya
Respons Kemenkeu atas Penetapan Tersangka Isa Rachmatarwata di Kasus Korupsi Jiwasraya
4 Trik Rahasia Hilangkan Bau Amis Bebek Tanpa Jeruk Nipis, Hasilnya Lebih Lezat
Trump Bikin Ulah, Harga Minyak Siap Tinggalkan USD 70 per Barel
Sinopsis dan Jadwal Tayang 'CAPTAIN AMERICA: BRAVE NEW WORLD', Jadi Prioritas MCU
VIDEO: Isa Rachmatarwata, Anak Buah Sri Mulyani Jadi Tersangka Korupsi Asuransi Jiwasraya
Bae Suzy Akan Kembali Sebagai Idol, Rilis Single Digital pada 17 Februari 2025