Rupiah Tertekan di Awal Pekan, Sentuh 14.526 per Dolar AS

Rupiah dibuka di angka 14.516 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya

oleh Tira Santia diperbarui 19 Jul 2021, 10:56 WIB
Diterbitkan 19 Jul 2021, 10:50 WIB
Rupiah Menguat di Level Rp14.264 per Dolar AS
Pekerja menunjukan mata uang Rupiah dan Dolar AS di Jakarta, Rabu (19/6/2019). Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini Rabu (19/6) ditutup menguat sebesar Rp 14.269 per dolar AS atau menguat 56,0 poin (0,39 persen) dari penutupan sebelumnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar )

Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika serikat (AS) kembali tertekan pada perdagangan awal pekan ini. Rupiah melemah seiring beralihnya investor ke aset aman.

Mengutip Bloomberg, Senin (19/7/2021), rupiah dibuka di angka 14.516 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 14.497 per dolar AS. Menjelang siang, rupiah terus melemah ke 14.526 per dolar AS.

Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 14.516 per dolar AS hingga 14.532 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah melemah 3,39 persen.

"Di awal sesi Senin, dolar AS masih nampak diminati sebagai aset likuid di tengah meningkatnya pandemi corona di AS yang mulai menggeser perhatian pasar dari isu tapering stimulus AS," tulis Tim Riset Monex Investindo Futures dikutip dari Antara, Senin (19/7/2021).

Kurs dolar AS pada akhir pekan lalu meningkat didukung oleh investor yang beralih ke aset aman karena meningkatnya jumlah kasus infeksi COVID-19 yang membayangi pemulihan ekonomi.

Penguatan dolar AS juga terjadi meskipun Gubernur The Fed Jerome Powell pada Kamis (15/7) menegaskan bahwa kenaikan inflasi kemungkinan hanya sementara dan bank sentral AS akan terus mendukung ekonomi.

Pada Senin malam, akan dirilis laporan Indeks Pasar Perumahan AS oleh National Association of Home Builders (NAHB) dan berpeluang memengaruhi pergerakan dolar.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.


Sentimen Domestik

Dari domestik, pelaku pasar akan mencermati rencana perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang kabarnya akan diumumkan hari ini.

Dari dalam negeri, terjadi penambahan 44.721 kasus baru COVID-19 pada Minggu (18/7) sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 2,87 juta kasus. Sebanyak 73.582 orang meninggal akibat terpapar COVID-19.

Meski demikian, sebanyak 2,26 juta orang telah dinyatakan sembuh sehingga total kasus aktif COVID-19 mencapai 542.236 kasus.

Pada Jumat (16/7) lalu, rupiah ditutup melemah 15 poin atau 0,1 persen ke posisi Rp14.498 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.483 per dolar AS.


Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

FOTO: Akhir Tahun, Nilai Tukar Rupiah Ditutup Menguat
Karyawan menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Jakarta, Rabu (30/12/2020). Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat 80 poin atau 0,57 persen ke level Rp 14.050 per dolar AS. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya