Wajib Tahu, Ini 5 Jenis Makanan yang Harus Dijauhi oleh Pengidap Kolesterol Tinggi

Hindari makanan berlemak ini untuk menjaga kadar kolesterol tetap sehat dan terhindar dari risiko penyakit jantung.

oleh Edelweis Lararenjana Diperbarui 26 Feb 2025, 13:24 WIB
Diterbitkan 26 Feb 2025, 13:23 WIB
ilustrasi. (foto: Pinterest/detikcom).
ilustrasi. (foto: Pinterest/detikcom).... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta Bukan rahasia lagi bahwa penderita kolesterol tinggi perlu membatasi konsumsi daging. Namun, selain daging, ada berbagai jenis makanan lain yang juga sebaiknya dihindari. Kolesterol sendiri merupakan senyawa yang berperan penting dalam produksi vitamin D, empedu, dan sejumlah hormon dalam tubuh.

Meski demikian, kadar kolesterol yang berlebihan, terutama kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida, dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Salah satu penyebab utama tingginya kadar kolesterol dalam tubuh adalah kebiasaan mengonsumsi makanan berlemak, termasuk daging serta beberapa jenis makanan lainnya.

Lantas, makanan apa saja yang sebaiknya dihindari oleh penderita kolesterol tinggi? Berikut adalah ulasan mengenai berbagai jenis makanan yang perlu dibatasi untuk menjaga kadar kolesterol tetap stabil, berdasarkan informasi dari berbagai sumber.

Makanan yang Harus Dihindari Pengidap Kolesterol Tinggi

Minyak Kelapa

ilustrasi. (foto: Pinterest).
ilustrasi. (foto: Pinterest).... Selengkapnya

Minyak kelapa sering dipromosikan sebagai sumber lemak baik untuk menggoreng atau memanggang. Namun, bagi penderita kolesterol tinggi, sebaiknya menghindari minyak tropis ini. "Minyak kelapa sebagian besar terdiri dari lemak jenuh, yaitu jenis lemak yang diketahui meningkatkan kolesterol jahat," ujar pakar nutrisi Sheri Gaw, RDN, CDCES.

Sebuah ulasan yang diterbitkan di Journal American Heart Association juga mengungkapkan bahwa konsumsi minyak kelapa dapat meningkatkan kadar LDL secara signifikan dibandingkan minyak nabati lain yang lebih rendah lemak jenuh. Sebagai alternatif, ganti minyak kelapa dengan minyak zaitun extra virgin (extra virgin olive oil) yang lebih sehat dan kaya akan antioksidan yang dapat menurunkan LDL sekaligus meningkatkan kolesterol baik (HDL) dalam tubuh.

Produk Susu Berlemak

ilustrasi. (foto: Pinterest/Lietva Meyni).
ilustrasi. (foto: Pinterest/Lietva Meyni).... Selengkapnya

Penderita kolesterol tinggi harus berhati-hati dalam memilih produk susu, terutama produk susu yang penuh lemak atau full fat. Ahli nutrisi Kiran Campbell, RDN, mengatakan produk susu full fat mengandung banyak jenis lemak tertentu, seperti asam palmitat dan asam miristat, yang dapat meningkatkan kadar kolesterol. Bahkan, satu wadah yogurt tawar yang terbuat dari susu full fat seberat 8 ons dapat mengandung hampir 5 gram lemak jenuh.

Untuk itu, lebih baik memilih produk susu rendah lemak atau susu tanpa lemak yang lebih aman untuk kesehatan kolesterol. Selain itu, yoghurt rendah lemak atau alternatif susu nabati seperti susu almond dan susu kedelai juga bisa menjadi pilihan yang lebih sehat bagi penderita kolesterol tinggi.

Alternatif Makanan yang Lebih Sehat

Pizza Beku

Pizza. (foto: Pinterest/The List).
Pizza. (foto: Pinterest/The List).... Selengkapnya

Pizza beku memiliki kandungan lemak tidak sehat yang sangat tinggi, sehingga dapat memicu peningkatan kolesterol. Satu porsi pizza beku seberat 199 gram dapat mengandung sekitar 8,5 gram lemak jenuh, atau 65 persen dari batas harian. Jika ditambahkan dengan daging berlemak seperti sosis atau pepperoni, kandungan lemak jenuhnya akan semakin tinggi.

Sebagai alternatif, cobalah membuat pizza sendiri dengan bahan-bahan yang lebih sehat seperti sayuran, daging tanpa lemak, dan keju rendah lemak. Selain lebih sehat, pizza buatan sendiri juga bisa disesuaikan dengan selera tanpa khawatir akan kandungan lemak jenuh yang tinggi.

Mentega

Mentega. (foto: Pinterest/News Agency).
Mentega. (foto: Pinterest/News Agency).... Selengkapnya

Mentega termasuk makanan olahan susu yang mengandung lemak jenuh tinggi, yakni sekitar 7,3 gram lemak jenuh per sendok makan. Sebagai pengganti untuk memasak, gunakan minyak zaitun atau minyak alpukat yang tidak hanya rendah lemak, tapi juga dapat meningkatkan kadar HDL dalam tubuh.

Kedua minyak ini kaya akan lemak tak jenuh tunggal dan antioksidan yang baik untuk kesehatan jantung. Dengan mengganti mentega dengan minyak yang lebih sehat, Anda dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh sekaligus meningkatkan kolesterol baik.

Granola Bar

Granola Bar. (foto: Pinterest/12 Tomatoes).
Mentega. (foto: Pinterest/News Agency).... Selengkapnya

Granola batangan sering disebut sebagai camilan yang menyehatkan. Namun, beberapa merek granola batangan mengandung minyak sawit, gula, dan pemanis buatan yang dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Ulasan yang diterbitkan pada 2014 mengungkapkan asupan gula berlebih dapat memengaruhi tingkat kolesterol dan LDL dalam tubuh. Ketimbang mengonsumsi granola batangan, lebih baik mengonsumsi camilan berupa buah segar, biskuit gandum utuh, atau kacang tanpa garam.

Selain itu, memilih granola yang rendah gula dan tidak mengandung minyak sawit juga dapat menjadi pilihan yang lebih baik. Pastikan untuk membaca label nutrisi pada kemasan granola sebelum membeli untuk memastikan kandungan yang ada sesuai dengan kebutuhan diet rendah kolesterol.

Mengapa minyak kelapa harus dihindari oleh penderita kolesterol tinggi?

Minyak kelapa mengandung lemak jenuh tinggi yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh.

Apakah semua produk susu berlemak harus dihindari?

Ya, produk susu full fat mengandung lemak jenuh yang dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

EnamPlus

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya