Liputan6.com, Kuala Lumpur - Sepasang suami istri asal China, Xu Jianfeng (27) dan Shi Qian (28), dijatuhi hukuman denda masing-masing RM5.000 (sekitar Rp18 juta) oleh Pengadilan Sepang, Selangor, Malaysia, pada 17 Februari 2024. Keduanya dinyatakan bersalah atas tindakan tidak senonoh di tempat umum, yakni Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA).
Menurut laporan media Malaysia, pasangan ini mengaku bersalah atas dakwaan tersebut pada 14 Februari 2024. Xu, seorang teknisi teknologi informasi, dan Shi, seorang guru, diwakili oleh pengacara Malaysia, Chew Sin Yee. Dakwaan terhadap mereka dibacakan dalam bahasa Mandarin di pengadilan.
Baca Juga
Polisi Tangkap WNA Malaysia Bawa 21 Kg Sabu di Lampung, Diduga Jaringan Fredy Pratama
Bernadya Umumkan Tur 2025 Untungnya, Untungnya di Kuala Lumpur dan Kota Kinabalu, Malaysia
Cek Fakta: Tidak Benar Video TNI Siapkan 20 Ribu Personel Jemput Pekerja Migran Indonesia di Malaysia untuk Antisipasi Serangan
Dikutip dari laman Straits Times, Selasa (18/2/2025), insiden bermula pada 9 Februari 2024, ketika Xu melepas pakaian dan memperlihatkan pakaian dalamnya di dekat pintu keberangkatan KLIA2 pukul 11.33 pagi.
Advertisement
Tak lama kemudian, Shi juga melepas pakaian dan memperlihatkan dirinya di terminal keberangkatan lain pada pukul 11.55 pagi di hari yang sama.
Pasangan ini mengaku kepada media Malaysia bahwa mereka mengalami gangguan emosional setelah melakukan hipnosis diri dalam sebuah "permainan psikologis" aneh. Xu menyebut dirinya sebagai “raja alam semesta”, sementara Shi mengidentifikasi dirinya sebagai “robot kecerdasan buatan (AI)”.
Segera Diamankan
Setelah diamankan di KLIA2, Xu dan Shi dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Usai menjalani perawatan medis, keduanya meminta maaf kepada publik melalui media lokal atas tindakan mereka yang menyebabkan penerbangan ke Jieyang Chaoshan International Airport, Guangdong, Tiongkok, tertunda.
Video insiden yang beredar di media sosial menunjukkan pasangan tersebut dikawal turun dari pesawat setelah membuat keributan di dalam kabin. Dalam rekaman tersebut, Shi terlihat bergumam tak jelas.
Xu dan Shi diketahui sedang berlibur di Malaysia sejak 5 Februari 2024. Ketika mereka tidak kembali ke Tiongkok sesuai jadwal pada 9 Februari, seorang anggota keluarga mereka mengunggah permintaan informasi di platform media sosial Tiongkok, Xiaohongshu atau RedNote, untuk mencari keberadaan mereka.
Advertisement
