Wahyu Setiawan Ngaku Dicecar KPK soal Hasto Kristiyanto Terkait PAW Harun Masiku

Wahyu mengaku tidak pernah bertemu Hasto Kristiyanto terkait pembahasan PAW di DPR.

oleh Muhammad Radityo Priyasmoro diperbarui 27 Jan 2020, 17:29 WIB
Diterbitkan 27 Jan 2020, 17:29 WIB
Wahyu Setiawan
Komisioner KPU Wahyu Setiawan (rompi tahanan) dikawal petugas seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Rabu (15/1/2020). Wahyu Setiawan diperiksa perdana setelah ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan penerimaan suap penetapan anggota DPR terplih 2019-2020. (merdeka.com/Dwi Narwoko)

Liputan6.com, Jakarta Mantan komisioner KPU Wahyu Setiawan melalui pengacaranya, Toni Akbar Hasibuan mengaku sempat dicecar penyidik KPK soal kaitannya Sekjen PDIP Hasto Kristyanto dalam kasus suap PAW di DPR yang juga menyeret mantan caleg PDIP Harun Masiku.

Namun menurut Toni, pertanyaan terhadap Wahyu Setiawan itu tidak dilakukan hari ini. Sebab, kliennya hanya bertemu penyidik KPK untuk menandatangani surat perpanjangan penahanan.

"Hari ini tak ada pemeriksaan, hanya tanda tangan surat perpanjangan penahanan jadi 40 hari. Tapi sebelumnya memang ditanya apa kaitannya dengan Pak WS, tentu ada karena surat permohonan pengajuan PAW itu oleh PDIP yang ditandatangani Sekjen dan Ketua Umum," kata Toni di Gedung KPK, Jakarta, Senin (27/1/2020).

Kendati begitu, Toni menegaskan bahwa Wahyu Setiawan sama sekali belum pernah bertemu Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto terkait pembahasan PAW di DPR. Dia juga tidak mengetahui dari mana sumber uang suap tersebut.

"Mekanismenya itu memang sudah diterima oleh Pak WS (Wahyu Setiawan), tapi sumbernya dari mana itu belum terkofirmasi dari mana, Pak WS hanya menerima dari Bu Tio," jelas Toni.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:


4 Tersangka Suap KPU

KPK Perlihatkan Barang Bukti OTT Wahyu Setiawan
Wakil Ketua KPK, Lili Pantauli Siregar (tengah) bersama Ketua KPU, Arief Budiman dan petugas KPK memperlihatkan barang bukti OTT terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (9/1/2020). KPK menyita uang Rp400 juta dalam bentuk dollar Singapura. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Diketahui dalam kasus korupsi dugaan suap PAW di DPR RI, KPK menetapkan empat tersangka. Mereka adalah eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan, mantan Anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina, dan Saeful Bahri sebagai pihak swasta yang diketahui merupakan mantan staf Hasto Krisiyanto saat menjabat sebagai anggota legislatif.

Satu tersangka terakhir dinyatakan masih buron oleh KPK. Dia adalah Harun Masiku, calon anggota legislatif yang diduga menyuap Wahyu Setiawan demi bisa mengisi kekosongan anggota DPR periode 2019-2024 melalui mekanisme PAW.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya