Liputan6.com, Jakarta - Meskipun Hari Raya Idul Fitri masih jauh namun masyarakat sudah memburu tiket mudik. Perayaan Lebaran memang lekat dengan budaya mudik dimana mereka yang merantau berbondong-bondong ke kampung halaman untuk bertemu dengan sanak saudara.
Wakil Sekretaris Jenderal Asosiasi Perusahaan Agen Penjulan Tiket Penerbangan Indonesia (Astindo), Pauline Suharno mengungkapkan, moda angkutan udara banyak diincar masyarakat. Dia bilang, masyarakat telah melakukan pemesanan di agen-agen penjualan tiket. "Kalau rata-rata sudah penuh. Kalau finalnya kami belum tahu," kata dia kepada Liputan6.com, Jakarta, Senin (4/5/2015).
Sayangnya, Pauline belum bisa mengungkapkan data penjualan tiket untuk lebaran. "Belum ngecek cuma reservasi sudah mulai dilakukan," tambahnya.
Ditanya mengenai harga, pihaknya mengaku tak memberlakukan batasan untuk penjualan. Dia menuturkan penjualan tiket mengikuti harga maskapai penerbangan. Dia menambahkan, seperti biasa harga tiket akan mengikuti tarif batas atas. "Kalau Garuda mereka kan punya harga berjenjang, tapi mengalokasikan yang mahal, harga yang murah ditutup," tandas dia.
Hal yang sama juga terjadi dengan moda transportasi darat yaitu kereta api. PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah mulai menjual tiket kereta api (KA) untuk perjalanan H-7 Lebaran yang akan jatuh pada 17-18 Juli 2015. Penjualan ini dilakukan sesuai dengan ketentuan perusahaan yaitu menjual tiket perjalanan setidaknya 90 hari sebelum keberangkatan.
Vice President Corporate Communication PT KAI, Agus Komarudin mengungkapkan, pada tahun ini animo masyarakat akan perjalanan menggunakan kereta masih sangat tinggi. Hal itu dibuktikan dengan habisnya beberapa tiket perjalanan sebelum lebaran hanya dalam waktu singkat.
"Habisnya berapa lama itu macam-macam, untuk H-7 itu kemarin ada kereta api Progo relasi Jakarta-Lepuyangan itu habis hanya dalam waktu 30 menit," kata Agus saat berbincang dengan Liputan6.com.
Adapun tiket-tiket kereta api lain yang sudah ludes terjual adalah KA Matarmaja tujuan Jakarta-Malang, KA Senja Utama Solo tujuan Jakarta-Solo, KA Tawang Jaya jurusan Jakarta-Semarang, KA Bengawan tujuan Jakarta-Solo dan KA Gaya Baru Malam tujuan Jakarta-Surabaya.
"Tapi itupun masih fluktuatif, kadang habis dan kadang muncul kembali beberapa kursi," tegas Agus.
Namun begitu, untuk keberangkatan H-7 dan H-6, dijelaskan Agus masih ada beberapa KA lain yang masih menyediakan kursi seperti KA kelas eksekutif.
Untuk itu, Agus menyarankan kepada masyarakat untuk lebih sering memantau penjualan tiket mudik melalui internet. Hal itu dikarenakan melihat trennya setiap tahun, banyak masyarakat yang membatalkan tiketnya sebelum mendekati tanggal keberangkatan. (Amd/Gdn)
Masyarakat Serbu Tiket Pesawat Buat Lebaran
Pada tahun ini, animo masyarakat akan perjalanan mudik dengan menggunakan kereta api juga sangat tinggi.
Diperbarui 04 Mei 2015, 21:16 WIBDiterbitkan 04 Mei 2015, 21:16 WIB
Advertisement
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Tradisi Minum Air Bekas Cuci Kaki Ibu, Apakah Dibenarkan dalam Islam? Buya Yahya dan UAS Menjawab
Sakit Hati Bikin Pemuda Kalap dan Bunuh Bapak Kandungnya
Respons KPK soal Wacana Memiskinkan Keluarga Koruptor
Burung Hantu Jenis Tyto Alba, Predator Alami Pengendali Hama Tikus di Lahan Pertanian
Arti Mimpi Anak Bisa Jalan Menurut Islam: Tafsir dan Hikmahnya
Mengulik Brand Perhiasan Klasik Favorit Ratu Camilla yang Jadi Langganan Kaum Elite
Kisah Doa Mey Santri Gus Iqdam yang Menyayat Hati dan Bikin Gurunya Menangis
Kronologi Kecelakaan Kereta Api dengan Truk Kontainer yang Tewaskan Asisten Masinis di Gresik
Anggota Komisi I DPR Dukung Rencana Prabowo Evakuasi Warga Gaza ke Indonesia
Bagikan Ayam Gratis Jadi Cara Negara-Negara Eropa Perangi Sampah Makanan
Asal-usul Penamaan Hari Minggu dalam Kalender Indonesia
Ledakan Nova Diprediksi Terjadi April 2025, Ini Dampaknya bagi Bumi