Liputan6.com, Jakarta CEO Unilever Hein Schumacher mengundurkan diri setelah kurang dari dua tahun menjabat.
Melansir CNBC International, Rabu (26/2/2025) Unilever dalam keterangannya mengatakan bahwa posisi Schumacher akan digantikan oleh CFO perusahaan, Fernando Fernandez.
Schumacher, akan mengundurkan diri sebagai CEO dan direktur dewan Unilever pada bulan Maret 2025 dan resmi melepas tugasnya pada 31 Mei mendatang.
Advertisement
Sementara itu, jabatan baru Fernandez akan berlaku mulai 1 Maret mendatang.
Pengunduran diri Schumacher terjadi berdasarkan kesepakatan bersama, ungkap Unilever.
Tidak Ada Perubahan Prospek Kinerja
Perusahaan juga memastikan tidak ada perubahan pada prospek kinerja Unilever untuk tahun 2025 atau panduan jangka menengah Unilever setelah pengumuman pengunduran diri Schumacher.
"Atas nama Dewan Direksi, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Hein karena telah mengatur ulang strategi Unilever, atas fokus dan disiplin yang telah ia bawa ke perusahaan, dan atas kemajuan keuangan yang solid yang dicapai selama tahun 2024," kata Ketua Unilever Ian Meakins dalam sebuah pernyataan.
"Meskipun Dewan Direksi senang dengan kinerja Unilever pada tahun 2024, masih banyak yang harus dilakukan untuk memberikan hasil terbaik di kelasnya.Setelah bekerja sama dengan Fernando selama 14 bulan terakhir, Dewan Direksi sangat yakin akan kemampuannya untuk memimpin tim manajemen berkinerja tinggi, mewujudkan manfaat GAP (Rencana Aksi Pertumbuhan) dengan segera, dan memberikan nilai pemegang saham yang dituntut oleh potensi perusahaan," lanjut Meakins.
Srinivas Phatak, wakil CFO dan pengendali grup Unilever saat ini, akan mengambil alih sebagai CFO sementara.
Pencarian internal dan eksternal sekarang sedang dimulai untuk mengisi peran tersebut secara permanen.
Â
Kinerja Unilever di Awal 2025
Â
Pada awal Februari 2025, Unilever membukukan pertumbuhan penjualan yang sedikit melemah dari yang diharapkan dan menunjukkan awal yang tenang hingga tahun 2025, meskipun dikatakan bahwa mereka memperkirakan hal itu akan berbalik pada paruh kedua tahun ini.
Pembuat sabun Dove dan mayones Hellmann itu membukukan kenaikan 4% dalam penjualan dasar kuartal keempat, sedikit meleset dari perkiraan kenaikan 4,1% dalam estimasi yang disusun perusahaan.
Penjualan dasar setahun penuh Unilever tumbuh 4,2% dibandingkan dengan konsensus analis yang disusun perusahaan sebesar 4,3%.
Capaian tersebut didorong oleh pertumbuhan volume sebesar 2,9%.
Â
Advertisement
Pemisahan Usaha Unit Bisnis Es Krim Unilever
Selain itu, unit es krim Unilever yang menaungi merek-merek seperti Ben and Jerry's dan Magnum, akan dipisahkan melalui pemisahan usaha.
Dikatakan bahwa unit tersebut akan terdaftar di Amsterdam, London, dan New York, tiga bursa yang sama tempat saham Unilever saat ini diperdagangkan, dan bahwa unit tersebut akan selesai pada akhir tahun 2025.
