Liputan6.com, Jakarta - Jika Anda memelihara anjing, Anda pasti sudah paham betul dengan kebiasaan mereka. Anda mungkin juga bertanya-tanya mengapa anjing mengangkat kakinya untuk buang air kecil meskipun secara anatomis hal itu tidak diperlukan.
Padahal, anjing dapat berjongkok dan buang air kecil tanpa masalah. Hal itu hampir sama anehnya dengan melihat mereka berputar-putar sebelum buang air besar.
Baca Juga
Jadi, mengapa mereka melakukannya?
Advertisement
Jawabannya banyak berkaitan dengan cara anjing berkomunikasi satu sama lain, dikutip dari laman Mentalfloss, Jumat (28/2/2025).
Anda mungkin berasumsi bahwa anjing menganggap buang air kecil sebagai cara untuk "menandai" wilayah mereka.
Itu benar, tetapi yang penting adalah bagaimana mereka menandainya. Dengan mengangkat kaki, anjing dapat mengarahkan aliran urin ke permukaan vertikal tempat baunya akan bertahan.
Jika seekor anjing berjongkok atau menjulurkan kaki belakangnya ke belakang (dikenal sebagai "sikap kuda pacu"), urin akan diarahkan ke tanah dan diserap oleh tanah.
Anjing yang lebih kecil menganggap angkat kaki sangat membantu. Dengan menyemprotkan air kencing ke atas, mereka menunjukkan bahwa mereka lebih besar dari ukuran sebenarnya.
Ini semacam gertakan anjing untuk membantu mengusir anjing yang lebih besar yang mungkin menganggap wilayah mereka telah ditempati oleh target yang mudah.
Banyak anjing jantan memulai dengan posisi kuda pacu, kemudian beralih ke angkat kaki setelah mereka mencapai pubertas.
Ini juga bukan hanya wilayah anjing jantan. Anjing betina akan menandai wilayah, meskipun mereka mungkin menggunakan "jongkok-angkat" hibrida yang tidak menyemprotkan urin terlalu tinggi.
Air kencing anjing penuh dengan informasi untuk anjing lain, menyampaikan detail tentang kesehatan, jenis kelamin, dan bahkan tingkat stres, jadi penting bagi mereka untuk melakukannya dengan benar.