Pakai Setelan Jas, Presiden Jokowi Merasa Lebih Ganteng

Jokowi mengaku tak biasa mengenakan setelan jas lengkap saat menghadiri acara di luar Istana Kepresidenan.

oleh Lizsa Egeham diperbarui 20 Feb 2019, 18:15 WIB
Diterbitkan 20 Feb 2019, 18:15 WIB
FOTO: Kenakan Setelan Jas, Presiden Jokowi Jajal Pesawat Tempur Pakistan
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menaiki kokpit pesawat JF-17 Thunder di Pangkalan Udara Nur Khan, Islamabad, Pakistan, Sabtu (27/1). Jokowi juga memperhatikan panel-panel yang ada di pesawat tempur. (Liputan6.com/Pool/Rusman Biro Pers Setpres)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengenakan setelan jas hitam dan kopiah senada saat menghadiri Rakornas Penyelenggaraan Pemerintahan Desa tahun 2019 di Gedung Ecopark Ancol Jakarta Utara, Rabu (20/2/2019). Jokowi pun merasa lebih ganteng saat memakai setelah jas.

"Saya merasa lebih ganteng menggunakan jas. Tadi ada yang bilang saya lebih ganteng sedikit saat menggunakan jas. Saya senang walaupun cuma sedikit, curhat sebentar tidak apa-apa kan," kata Jokowi di lokasi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku tak biasa mengenakan setelan jas lengkap saat menghadiri acara di luar Istana Kepresidenan. Jokowi menuturkan tak sempat mengganti baju, usai melantik Gubernur dan Wagub Riau di Istana.

"Mungkin banyak yang bertanya kenapa saya pakai jas, biasanya pakai kemeja putih, ini karena saya belum sempat ganti pakaian. Dari pagi saya melantik Gubernur Riau lalu langsung menuju Hotel Grand Sahid Jaya, belum selesai saya langsung kemari karena katanya sudah ditunggu," jelas dia.

Kepada peserta Rakornas, Jokowi menyampaikan bahwa pembangunan jalan desa hingga akhir 2018, mencapai 191 ribu kilometer (km). Menurut dia, pemerintah sejak 2015 sampai tahun ini terus meningkatkan anggaran dana desa.

Pada 2015, pemerintah mengucurkan Rp 20,7 triliun, 2016 sebesar Rp 47 triliun, 2017 dan 2018 sejumlah Rp 60 triliun, serta 2019 sebesar Rp 70 triliun.

"Artinya apa, sampai akhir 2018 kemarin, Rp 178 triliun kami gelontorkan ke desa. Sampai akhir 2019, berarti Rp 257 triliun masuk ke desa-desa. Ini triliun ya bukan miliar. Triliun gede banget," tutur Jokowi.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tag Terkait

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya