DPR: Perlu Ada Evaluasi Pengamanan di Monas dan Kawasan Ring 1

Wakil Ketua DPR Azis Syamsudin menyebut perlu adanya evaluasi pengamanan di sekitar Monas.

oleh Delvira Hutabarat diperbarui 03 Des 2019, 11:32 WIB
Diterbitkan 03 Des 2019, 11:32 WIB
Jelang HUT Golkar
Ketua Pelaksana HUT ke-53 Partai Golkar Azis Syamsudin memberikan keterangan pers di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Rabu (18/10). Rangkaian acara dalam rangka HUT ke-53 akan dihadiri Ketua Umum DPP Partai Golkar, Setya Novanto. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Ledakan granat asap terjadi di kawasan Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat, Selasa (3/12/2019) pagi.

Wakil Ketua DPR Azis Syamsudin menyebut perlu adanya evaluasi pengamanan di sekitar Monas. Mengingat kawasan itu adalah ring satu karena berdekatan dengan istana dan kementerian.

"Ya tentu evaluasi itu, tentu (perlu) dalam area yang cukup prime ya. Krusial," kata Azis di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (3/12/2019).

Apalagi, kawasan Monas juga menjadi salah satu pusat wisata dan olahraga di pusat Jakarta. Azis meminta kepolisian menuntaskan masalah keamanan di sana.

“Itu juga tempat orang berolahraga kalau pagi hari orang berolahraga dari jam 5 sampai jam 7an olahraga di situ. Nanti kami minta pada aparat kepolisian bisa menuntaskan masalah ini. Tentu bekerja sama dengan instansi-instansi lembaga terkait dan penuntasan masalah yang mengganggu rasa aman masyarakat," ujarnya.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Saksikan video di bawah ini:


Cari Pelaku

DPR RI menyampaikan prihatin atas ledakan tersebut dan berharap korban segera sembuh.

"Mudah-mudahan yang terluka bisa cepat sembuh, dan mungkin pada saat itu tidak dilihat ini sebagai benda aneh yang dapat meledak, kemudian dibuka, ternyata saat dibuka meledak," ucap Azis.

"Memang SOP mekanismenya harus dilakukan oleh tim khusus, karena kondisinya kan saat itu pagi ya. Dan mudah-mudahan nanti pihak kepolisian, dalam hal ini densus 88 bisa segera mengusut tuntas dan mencari otak pelakunya," tambahnya.

Ia menyatakan belum saatnya menyimpulkan motif ledakan ini apakah ada kaitan dengan radikalisme atau tidak.

"Apakah motif ini berkaitan dalam hal radikalisme, masih harus kita tuntaskan atau tidak. Dan khusus dalam rangka menyambut hari natal dan tahun baru kita harapkan pihak kepolisian juga dari seluruh elemen masyarakat membantu agar perayaan natal dan tahun baru merupakan perhelatan bersama memberikan rasa aman dan tenang," ia menandaskan.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya