Mariana Sebut Makan Bergizi Jalan Hadapi Bonus Demografi 2030

Program MBG diklaim merupakan salah satu langkah pemerintah dalam meningkatkan pemenuhan gizi dan mengurangi stunting

oleh Panji Prayitno Diperbarui 26 Feb 2025, 04:45 WIB
Diterbitkan 26 Feb 2025, 04:38 WIB
Mariana Sebut Makan Bergizi Jalan Hadapi Bonus Demografi 2030
Anggota Komisi IX DPR RI Mariana saat mengikuti sosialisasi MBG di Tanah Laut. (Ist)... Selengkapnya

Liputan6.com, Tanah Laut Anggota Komisi IX DPR RI Mariana menyebutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu jalan menghadapi bonus demografi tahun 2030.

Menurutnya, sudah menjadi tugas bersama pemerintah dan lembaga terkait untuk menyiapkan generasi muda yang berkualitas dan produktif melalui program MBG.

“Program Makan Bergızı Gratis merupakan langkah awal yang strategis untuk mewujudkan hal tersebut. Mari jadikan program ini sebagai momentum untuk bergerak maju, menyongsong masa depan Indonesia yang lebih gemilang,” ujar Mariana saat mengikuti sosialisasi MBG di Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan, Jumat (21/2/2025).

Menurutnya, program MBG merupakan salah satu langkah pemerintah dalam meningkatkan pemenuhan gizi dan mengurangi stunting di masyarakat.

Oleh karena itu, Mariana mengungkapkan bahwa kualitas pangan dan gizi yang tepat merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul di masa mendatang. 

“Indonesia saat ini tengah menghadapi dinamika pembangunan yang kompleks dan tantangan di berbagai bidang termasuk dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia,” tutur Mariana.

Persaingan global yang semakin ketat membuat semua orang dituntut untuk melahirkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi. 

Untuk itu, kata Marliana, permasalahan gizi jadi hal utama yang harus dibenahi. Ia mengakui, saat ini masyarakat masih dihadapkan pada permasalahan gizi khususnya pada anak-anak usia sekolah. 

Gizi Seimbang

"Seperti salah satunya stunting, gizi buruk, dan anemia masih menjadi pekerjaan rumah yang harus kita atasi bersama. Kondisi ini tentu akan berdampak pada kualitas SDM kita di masa mendatang jika tidak segera ditangani dengan tepat,” sambungnya.

Ia memastikan, lrogram MBG adalah salah satu langkah strategis dalam mewujudkan visi Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas di tahun 2045. Mendukung salah satu dari delapan misi Asta Cita, yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM). 

Program Makan Bergizi Gratis hadir sebagai salah satu solusi strategis untuk memastikan pemenuhan gizi seimbang bagi anak sekolah.

Ia memastikan, MBG tidak hanya bertujuan untuk mengatasi masalah gizi jangka pendek, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang dalam melahirkan generasi emas Indonesia yang unggul dan berkarakter.

"Dalam pelaksanaannya, MBG bertujuan untuk mengatasi masalah gizi buruk dan stunting di Indonesia, sekaligus mendukung tumbuh kembang anak-anak, kesehatan ibu hamil, dan ibu menyusui, serta meningkatkan kualitas pendidikan di tanah air,” terang Mariana.

Pada kesempatan tersebut ia memastikan Program MBG dirancang untuk menggerakkan ekonomi lokal dengan melibatkan UMKM, petani, dan nelayan dalam rantai pasokannya.

Mariana juga menyampaikan dengan melibatkan pelaku usaha lokal, program ini dapat memberikan dampak positif pada kesejahteraan masyarakat secara lebih luas. 

“Tentunya hal itu dapat berjalan melalui sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, kita yakin dapat mewujudkan cita-cita ini. Dukungan dan peran aktif pemerintah daerah, sekolah, orang tua, dan masyarakat menjadi kunci sukses implementasi program di lapangan,” jelas Mariana.

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

EnamPlus

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya