Jangan Sampai Telat! 2.192 Kursi Mudik Gratis Dishub Jabar Sudah Terisi

Hingga 6 April 2024, sebanyak 2.192 kursi dari kuota 3.199 kursi Mudik Gratis sudah terisi.

oleh Arie Nugraha diperbarui 08 Apr 2024, 08:00 WIB
Diterbitkan 08 Apr 2024, 08:00 WIB
mudik gratis
Dua armada bus yang mengangkut pemudik pada Mudik Gratis 2024 yang diselenggarakan Pemda Provinsi Jabar, Jasa Raharja, dan berbagai pihak lain di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Sabtu (6/4/2024). (Biro Adpim Jabar)

Liputan6.com, Bandung - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat (Jabar) Herman Suryatman menyebutkan berdasarkan data Dinas Perhubungan hingga 6 April 2024, sebanyak 2.192 kursi dari kuota 3.199 kursi mudik gratis sudah terisi.

Menurut Herman hal itu menunjukan masyarakat sangat antusias mengikuti program mudik gratis tersebut.

Herman berharap program Mudik Gratis 2024 dapat membawa kebahagiaan bagi masyarakat Jawa Barat menjelang Hari Raya Idulfitri.

"Dari kegiatan Mudik Gratis, harapannya masyarakat bahagia, mudah-mudahan masyarakat bahagia. Karena tugas pemerintah adalah menyejahterakan dan membahagiakan masyarakat," ucap Herman, Bandung, Sabtu, 6 April 2024.

Herman beranggapan Program Mudik Gratis juga menjadi salah satu upaya mengakomodir masyarakat agar dapat melaksanakan mudik dengan aman dan nyaman, sekaligus dapat mengurangi kepadatan lalu lintas.

Bus yang digunakan dalam Mudik Gratis dipastikan dalam kondisi prima setelah melewati berbagai proses pengecekan.

Begitu juga supir maupun kru bus dipastikan dalam keadaan sehat dan bugar, sehingga diharapkan perjalanan berlangsung aman, nyaman, dan lancar.

"Insyaallah ini sudah dikoordinasikan dengan baik oleh Pemda Provinsi Jabar dan Terminal Leuwipanjang, supirnya sudah dicek, sehat-sehat semuanya, bebas dari narkoba, karena kami harus menjamin keselamatan sampai di tujuan," kata Herman.

Herman melaporkan, tersedia 17 bus untuk sekitar 850 pemudik di Terminal Leuwipanjang dengan dua rute mudik yakni Bandung - Cilegon (Merak), dan Bandung - Sukabumi.

Sementara di Terminal Cicaheum Kota Bandung, terdapat rute Bandung - Yogyakarta (Giwangan), Bandung - Solo (Tirtonadi), Bandung - Tasikmalaya (Indihiang), Bandung - Pangandaran.

Kemudian di Terminal Jatijajar Depok, terdapat rute Depok - Yogyakarta (Giwangan), dan Depok -Solo (Tirtonadi), sedangkan Terminal Cileungsi Kabupaten Bogor dengan rute Bogor - Yogyakarta (Giwangan).

"Mudik Gratis ini adalah salah satu atensi dari Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat untuk masyarakat Jawa Barat agar bisa melaksanakan mudik dengan lancar," ucap Herman.

Tak hanya mudik keluar Jawa Barat, Herman menuturkan terdapat pula rute mudik menuju Jawa Barat, seperti rute Yogyakarta (Giwangan)- Bandung (Cicaheum), dan Yogyakarta (Giwangan) - Kuningan (Kertawinangun).

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Simak Video Pilihan Ini:


20 Bus Peserta Program Mudik Asyik Bersama BUMN

Sebelumnya pada Jumat (5/4/2024) di depan Kantor Gubernur Jawa Barat, Gedung Sate, Bandung, telah diberangkatkan 20 bus dengan tujuan Kota Palembang dan Lampung serta kota-kota di Pulau Jawa antara lain Semarang, Solo, Yogyakarta, dan Surabaya.

Di Kabupaten Subang, tepatnya di lokasi PT Dahana, program Mudik Asyik Bersama BUMN 2024 ini memberangkatkan tiga armada bus yang akan mengantarakan pemudik ke Semarang, Solo, dan Surabaya.

"Saya ucapkan terima kasih kepada BUMN yang telah menyediakan mudik bersama DEFEND ID. Kami (Pemda Provinsi Jabar) menyambut baik mudik bersama ini," ungkap Bey dalam sambutannya pada waktu itu.

Bey menjelaskan pula bahwa kegiatan mudik gratis ini tak hanya membantu masyarakat yang kurang mampu, melainkan juga mengurangi jumlah pemudik yang mengendarai motor sehingga keamanan warga di jalan lebih terjaga.

"Mudik gratis kali ini juga untuk mengurangi tingkat volume kendaraan dan sudah pasti lebih aman," ucap Bey.

Sesuai dengan temanya, Mudik Asyik Bersama BUMN 2024,  Bey Ingin pemudik betul-betul merasakan mudik yang aman, nyaman, dan menyenangkan.

"Sesuai temanya, Mudik Asyik Bersama BUMN sudah pasti penumpangnya bergembira. Nanti kalau buka puasa dikasih makanan, jadi tidak akan pernah lapar. Snack box juga terus akan diberikan dan peserta juga pakai seragam," ucapnya.

Kepada pemudik, Bey mengingatkan agar menjaga kesehatan dan menaati peraturan yang sudah ditetapkan dalam program mudik gratis ini.

"Kami meningatkan kepada peserta mudik ini untuk menaati aturan yang telah ditetapkan," ujarnya.

Tah hanya itu, Bey pun memastikan bahwa bus-bus yang digunakan dalam program mudik gratis aman dan nyaman karena telah memenuhi standar keselamatan.

Menurutnya, bus-bus tersebut telah melalui pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check dan diawaki oleh awak bus yang terpilih.

"Pengemudinya pun sudah dicek sesuai standar baku dan sudah pasti menyenangkan," ungkapnya.

Ke depan Bey ingin program ini  bisa memperbanyak lagi jumlah armada agar dapat menampung lebih banyak lagi masyarakat luar yang ada di Jabar yang akan mudik.

"Sekali lagi saya sampaikan terima kasih atas layanan mudik gratis ini, kiranya tahun depan bisa memperbanyak lagi tak hanya 23 armada bus. Kalau perlu dari setiap kota dan kabupaten di Jabar ada mudik gratis bersama BUMN," ungkapnya.

Total peserta Mudik Asyik Bersama BUMN 2024 berjumlah 1.150 pemudik dengan total 23 armada bus yang akan mengantarkan pemudik ke beberapa kota di Sumatera dan Jawa.

"Terima kasih dan salam untuk keluarga di kampung halaman Bapak Ibu yang mudik. Semoga dapat berkumpul dan bersama dalam acara Lebaran nanti," ujar Bey menutup sambutannya.

Keberadaan BUMN Industri Pertahanan

Ditemui seusai acara, Direktur Teknologi dan Manajemen Portofolio PT Len Industri (Persero) Amalia Maya Fitri menjelaskan, BUMN,  khususnya industri pertahanan ingin keberadaannya dirasakan masyarakat.

Oleh karena itu melalui program mudik bersama gratis seperti ini diharapkan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Yang kami selenggarakan ini merupakan program rutin setiap tahun, dengan harapan keberadaan kami sebagai BUMN dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat," ungkap Amalia.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya