Vadel Badjideh Dampingi Saksi Jalani Pemeriksaan Terkait Dugaan Pelecehan dan Aborsi Putri Nikita Mirzani

Vadel Badjideh mendampingi pemeriksaan saksinya, Eda Jr Fernandes.

oleh M Altaf Jauhar diperbarui 23 Des 2024, 20:00 WIB
Diterbitkan 23 Des 2024, 20:00 WIB
Vadel Badjideh mendatangi Mapolres Jakarta Selatan, Senin (23/12/2024)
Vadel Badjideh mendatangi Mapolres Jakarta Selatan, Senin (23/12/2024)

Liputan6.com, Jakarta Vadel Badjideh mendatangi Mapolres Jakarta Selatan, Senin (23/12/2024). Ditemani kuasa hukumnya, kedatangan Vadel bertujuan untuk mendampingi pemeriksaan saksinya, Eda Jr Fernandes, yang digelar secara virtual karena berdomisili di Inggris. 

Razman Arif Nasution, kuasa hukum Vadel mengatakan, dalam agenda ini saksinya akan menjelaskan banyak hal terkait kasus dugaan pelecehan dan aborsi yang dilaporkan Nikita Mirzani.

"Jadi saksi eda akan menjelaskan banyak hal, dan poin poinnya nanti secara rinci setelah diperiksa akan kami sampaikan," ujar Razman Arif Nasution setibanya di Mapolres Jakarta Selatan.

 

Pertanggungjawaban

Vadel Badjideh mendatangi Mapolres Jakarta Selatan, Senin (23/12/2024)
Vadel Badjideh mendatangi Mapolres Jakarta Selatan, Senin (23/12/2024)

Dalam kesempatan itu, Razman menyoroti pernyataan Nikita yang siap membayar Rp 5 Miliar, jika Vadel tidak dipenjara hingga akhir tahun ini. Razman meminta pertanggungjawaban Nikita atas ucapannya tersebut. 

"Yang terpenting adalah NM kan nantang 5 M, pasang taruhan dan sebagainya, bagaimana pertanggungjawabannya ini. Tapi dia putar lagi cerita, dia bilang, saya minta uang, yang nawarin dia, terus seolah-olah kita buying time," urainya.

"Dulu ketika terima kuasa dari Vadel, saya preskon dia ngomong jangan kejauhan. Nggak ada semuanya cepat. Kata-kata dia diputar terus, ketika tersudut dia putar," Razman menambahkan. 

 

Mendahului Penyidik

Vadel Badjideh. (Foto: Dok. Instagram @vadelbadjideh)
Vadel Badjideh. (Foto: Dok. Instagram @vadelbadjideh)

Razman menyangkan sikap Nikita yang seolah mendahului penyidik dalam penanganan kasus ini. Ia menilai, ada prosedur yang harus dijalani dalam menetapkan suatu perkara. 

"Abis ini periksa dulu Martin, periksa dulu Pak Umar, periksa dulu Liliana, habis itu gelar perkara dulu dong, kalau tidak ada dasar jangan dipaksakan. Kami harap kasus on the track, jangan mendahului penyidik juga," jelasnya.

 

Kasus Dugaan Pelecehan

Sebagai informasi, Nikita Mirzani melaporkan Vadel Badjideh ke Mapolres Jakarta Selatan pada 12 September 2024. Laporan itu teregister dengan nomor LP/B/2811/IX/2024/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA. 

Nikita melaporkan Vadel Badjideh terkait dugaan pelecehan dan aborsi terhadap Lolly, putrinya. Saat ini laporan Nikita naik ke tahap penyidikan dan Lolly sudah 2 kali menjalani pemeriksaan.

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya