Liputan6.com, Jakarta Kamis (10/4/2025) pukul 18.00 waktu Korea, undangan Festival Film Internasional Cannes ke-78 diumumkan di Teater UGC Montparnasse, Paris, Prancis. Acara tersebut dihadiri Presiden Komite Penyelenggara, Iris Knobloch, dan Direktur Festival, Thierry Fremaux.
SBS News memberitakan, tidak ada film Korea yang lolos untuk kategori mana pun, termasuk di bagian kompetisi, non-kompetisi, Midnight Screenings, Un Certain Regard, dan Cannes Premiere.
Advertisement
Baca Juga
Yang lebih mengejutkan, ini kali pertama dalam 12 tahun, sejak 2013, tidak ada satu pun film panjang Korea yang diundang ke bagian kompetisi maupun non-kompetisi di Festival Film Cannes.
Advertisement
Sebelumnya dilaporkan bahwa beberapa film Korea seperti The Face karya Yeon Sang-ho, Omniscient Reader’s Viewpoint karya Kim Byung-woo, dan Gyeongju Travelogue karya Kim Mi-jo telah diajukan ke Festival Film Cannes tahun ini.
Dikutip dari Dailian, The Face mengisahkan Lim Dong-hwan menemukan kerangka ibunya yang telah menghilang selama 40 tahun. Dong-hwan, putra dari tukang kayu tunanetra Lim Yeong-gyu yang dijuluki sebagai keajaiban hidup, kemudian menyelidiki kebenaran di balik kematian sang ibu.
Film ini selesai setelah proses syuting intensif selama tiga minggu dan melibatkan sekitar 20 staf utama serta aktor-aktor ternama seperti Park Jung Min, Kwon Hae Hyo, Shin Hyun Bin, Lim Sung Jae, dan Han Ji Hyun.
Yeon Sang Ho sendiri bukan nama baru di Cannes. Ia pernah diundang ke Director’s Fortnight pada 2012 lewat The King of Pigs, ke sesi Midnight Screening pada 2016 lewat Train to Busan, serta ke Festival Cannes pada 2020 melalui film Peninsula.
Omniscient Reader’s Viewpoint dan Gyeongju Travelogue
Dua film Korea lainnya yang juga diajukan ke Cannes adalah Omniscient Reader’s Viewpoint dan Gyeongju Travelogue. Omniscient Reader’s Viewpoint adalah film aksi fantasi yang diangkat dari novel populer dan dibintangi Ahn Hyo Seop, Lee Min Ho, Chae Soo Bin, Shin Seung Ho, Nana, serta Jisoo dari Blackpink. Film ini dijadwalkan tayang musim panas di Korea pada Juli 2025.
Sementara itu, Gyeongju Travelogue berkisah tentang empat ibu dan anak perempuan yang melakukan perjalanan ke Gyeongju untuk membalas dendam atas kematian anggota keluarga mereka. Film ini dibintangi Lee Jung Eun, Gong Hyo Jin, Park So Dam, dan Lee Yeon, dan proses produksinya rampung pada Agustus 2024.
Meski ketiga film tersebut telah diajukan, sejumlah pihak sempat memperkirakan bahwa jika diundang ke Cannes, mereka hanya akan masuk ke kategori non-kompetitif, bukan ke kompetisi utama yang paling prestisius.
Advertisement
No Other Choice Sempat Jadi Harapan
Di sisi lain, film baru dari sutradara kenamaan Park Chan-wook berjudul No Other Choice sebelumnya diprediksi akan jadi unggulan di kompetisi Cannes 2025, tiga tahun setelah kesuksesan Decision to Leave. Namun, film tersebut masih dalam tahap pascaproduksi dan belum sempat diajukan ke panitia festival.
Meski undangan ke Cannes bukan satu-satunya tolok ukur bagi industri film suatu negara, ketiadaan sutradara generasi baru yang mengikuti jejak kesuksesan global sutradara seperti Park Chan-wook, Bong Joon-ho, dan Na Hong-jin dapat dianggap sebagai tanda tantangan besar yang dihadapi industri film Korea.
Sementara itu, bagian kompetisi untuk penghargaan bergengsi Palme d'Or tahun ini mencakup film-film seperti Young Mothers karya Dardenne bersaudara, Nouvelle Vague oleh Richard Linklater, Phoenician Scheme oleh Wes Anderson, Eddington oleh Ari Aster, Alpha oleh Julia Ducournau, Renoir oleh Chie Hayakawa, dan The Mastermind oleh Kelly Reichardt.
