7 Warna Petir dari Paling Umum Sampai yang Langka, Ternyata Punya Makna Masing-masing

Tanpa banyak disadari orang, petir sebenarnya muncul dalam berbagai macam warna. Umumnya, orang hanya mengetahui bahwa petir memiliki satu warna, yaitu putih. Yuk, simak tujuh warna petir mulai dari yang umum hingga paling langka!

oleh Ega Ayu Agustin diperbarui 20 Jun 2024, 10:15 WIB
Diterbitkan 20 Jun 2024, 10:15 WIB
ilustrasi petir
ilustrasi petir credit by unsplash.com

Liputan6.com, Jakarta Berdasarkan fakta, warna-warna yang ditampilkan oleh petir mirip dengan hampir setiap warna pelangi. Meskipun beberapa warna mungkin lebih jarang muncul daripada yang lain, namun hampir semua warna dapat dihasilkan oleh petir. Munculnya beragam warna petir ini bergantung pada beberapa faktor.

Menurut The National Severe Storms Laboratory, kabut, debu, kelembaban, tetesan air hujan, dan partikel lain di atmosfer dapat mempengaruhi warna petir dengan menyerap atau mengalihkan sebagian cahaya putih dari petir. Selain itu, jarak dari sambaran petir, lokasi pengamat, dan kondisi penglihatan individu juga dapat mempengaruhi warna petir yang terlihat.

Berikut 7 warna petir yang ada saat ini, dan makna di baliknya, dirangkum Kamis (20/6/2024).

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.


Petir Putih

ilustrasi petir putih
ilustrasi petir putih

Petir berwarna putih adalah yang paling umum dan sering terlihat. Selain komposisi udara, jarak antara pengamat dengan sambaran petir juga mempengaruhi warnanya. Pengamat yang berada dekat dengan petir cenderung melihat warna putih. Secara umum, semakin jauh jarak pengamat dari petir, semakin banyak udara yang disalurkan petir kepada pengamat, sehingga warnanya bisa semakin bervariasi karena bertambahnya partikel yang menyaring cahaya.


Petir Biru

Ilustrasi petir biru
ilustrasi petir biru by unsplash

Petir berwarna biru memiliki penampilan yang sangat mirip dengan petir putih, sehingga seringkali sulit untuk membedakan keduanya bagi beberapa pengamat. Penyebab terjadinya petir berwarna biru ini terkait dengan beberapa faktor, antara lain warna langit, jarak dari permukaan tanah, jarak dari pengamat, penglihatan pengamat, serta kandungan nitrogen dan oksigen di udara.


Petir Ungu

Ilustrasi petir ungu
Ilustrasi petir ungu by unsplash

Dari semua warna petir yang terjadi, warna ungu, biru, dan putih adalah yang paling sering terlihat. Namun, di antara ketiganya, warna ungu tetap menjadi yang paling jarang. Kehadiran petir ungu biasanya menandakan tingkat kelembaban dan suhu yang rendah. Selain itu, kemunculan warna ungu pada petir bisa mengindikasikan keberadaan oksigen dan nitrogen. Kedua unsur ini berkontribusi dalam menciptakan warna biru dan merah, yang kemudian bergabung untuk membentuk warna ungu.


Petir Kuning

Ilustrasi petir kuning
ilustrasi petir kuning by unsplash

Petir kuning sering kali muncul karena tingginya kandungan debu di udara saat badai terjadi. Selain itu, warna kuning dan oranye pada petir juga terkait dengan aktivitas gunung berapi. Letusan gunung berapi mengeluarkan banyak abu panas, kotoran, puing-puing, dan debu. Ketika partikel-partikel ini berinteraksi dengan gas yang terlepas, warna petir cenderung menjadi kuning, oranye, dan kadang-kadang merah.


Petir Merah

ilustrasi petir merah
ilustrasi petir merah by unsplash

Di samping kelembaban, kabut, dan partikel di udara, suhu dari sambaran petir juga berperan penting dalam menentukan warnanya. Semakin tinggi suhunya, warna petir akan semakin mendekati ujung spektrumnya. Ini adalah saat petir merah muncul dan terlihat. Tidak mengherankan jika petir merah paling sering terjadi saat badai petir yang sangat kuat.


Petir Hijau

Ilustrasi petir hijau
ilustrasi petir hijau by pinterest

Seperti petir merah muda, petir berwarna hijau juga paling sering terjadi saat kondisi sedang bersalju. Ketika badai salju terjadi, kepingan salju mampu membelokkan cahaya, sehingga sambaran petir akan tampak berwarna hijau. Meskipun jarang terjadi seperti petir merah muda, petir berwarna hijau masih lebih jarang terlihat.


Petir Merah Muda

Ilustrasi petir pink
ilustrasi petir merah muda by unsplash

Petir berwarna merah muda merupakan fenomena yang jarang terjadi. Petir merah muda cenderung muncul terutama selama musim salju. Perbedaan antara petir merah muda dan petir merah sering kali sulit, padahal petir merah lebih umum terjadi daripada petir merah muda.


Petir Warna Apa Saja?

Menurut National Oceanic & Atmospheric Administration (NOAA) petir dapat muncul dalam berbagai warna. Sambaran petir bisa muncul dalam warna biru, kuning, ungu, dan bahkan hijau.

 


Apa Arti Petir Putih?

Putih merupakan warna petir yang paling umum dan sering terjadi. Petir ini memiliki suhu yang paling panas dan berbahaya bagi manusia. Petir warna putih terjadi ketika kelembapan udara sangat rendah dan konsentrasi debu sangat tinggi.


Mengapa Petir Berwarna Kuning?

Umumnya, petir berwarna kuning jarang terjadi. Meski begitu, petir kuning ini menandakan tingginya debu di udara.


Apakah Ada Petir Warna Ungu?

Petir yang mengenai benda atau tanah, biasanya cahaya yang muncul berwarna merah atau oranye. Tetapi petir juga bisa berwarna kuning, biru, ungu, bahkan hijau.

 


Apa Warna Petir yang Paling Langka?

Petir keluar dari awan badai dengan warna merah menyala. Sebagaimana dikutip dari Live Science, kilatan petir juga dikenal sebagai gigantic jets. Ini adalah jenis petir paling langka dan kuat, terjadi setidaknya 1.000 kali dalam setahun.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya