:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3941012/original/035516600_1645432861-006349800_1635164131-20211025--tarif-batas-untuk-tes-PCR--Herman-4.jpg)
Rapid Test Antibodi
Rapid test antibodi dilakukan dengan mengambil sampel darah untuk diuji. Yang dicari dalam sampel darah ini adalah aktif atau tidaknya antibodi imunoglobulin yang muncul ketika tubuh terinfeksi virus. Bila terdeteksi antibodi aktif, berarti kemungkinan kamu terpapar Covid-19. Walaupun begitu, hasil tes ini bisa dianggap tidak terlalu akurat, karena antibodi tetap muncul jika tubuh terinfeksi virus corona jenis lain yang tidak menyebabkan Covid-19. Keunggulan rapid test antibodi adalah hasilnya yang cepat (hanya 10-20 menit) serta biayanya yang relatif terjangkau.
Rapid Test Antigen
Selain jenis antibodi, ada juga jenis rapid test antigen. Hasil dari tes inilah yang menjadi persyaratan keluar masuk wilayah Jakarta sejak 18 Desember 2020 lalu. Sampel yang diambil dalam tes antigen ini adalah lendir dari hidung dan tenggorokan dengan mengusap (swab). Tetapi, jangan keliru ya dengan swab test PCR.
Antigen merupakan molekul yang mampu merangsang respons daya tahan tubuh. Setiap antigen memiliki permukaan protein yang berbeda-beda. Rapid test antigen bertujuan mendeteksi ada atau tidaknya protein spesifik yang dimiliki oleh virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 dalam tubuh. Tes ini bisa dianggap lebih akurat daripada rapid test antibodi, namun masih belum seakurat tes PCR. Hasil akan muncul dalam 15-30 menit atau paling lama satu jam.
Polymerase Chain Reaction Test (Tes PCR)
Tes PCR sering disebut swab test. Sama dengan tes antigen, tes PCR juga mengambil sampel lendir dari hidung dan tenggorokan mengusap (swab). Namun, yang dicari dari sampel tersebut sangat berbeda. Bila tes antigen mencari protein spesifik yang dimiliki oleh virus Corona, tes PCR mencari materi genetik yang disebut asam ribonukleat atau RNA. Bahan genetik inilah yang memberikan instruksi kepada virus untuk membangun protein tersebut.

Berita Terbaru
Selenggarakan Sholat Jumat di Masjid Perusahaan, Apakah Sah? Buya Yahya Menjawab
Tinjau Stasiun hingga Bandara, Menhub Dudy Pastikan Kesiapan Arus Balik Lebaran 2025
Mengenal Farro, Si Gandum Kuno Kaya Nutrisi yang Dikonsumsi Penganut Diet Slow Aging
Kisah Pilu Nenek Nawasih di Jember Tewas Terbawa Arus Sungai Saat Hendak Menerima Zakat
Cara Bikin Lontong yang Pulen dan Tidak Mudah Keras, Dijamin Anti Gagal
Puasa Syawal 2025 Sampai Kapan? Catat Jadwalnya agar Tidak Terlewat
14.485 Wisatawan Kunjungi Kepulauan Seribu Selama Libur Lebaran 2025
Mengenal Barong Ider Bumi, Tradisi Tolak Bala Suku Osing Usai Lebaran
Mengenal Hujan Meteor Lyrid yang Akan Hiasi Langit pada April 2025
7 Tips Aman dan Nyaman Saat Perjalanan Pulang dari Kampung Halaman
Cerita Dedi Mulyadi Geram ke Kades Klapanunggal, Simak Kata Ustadz Khalid Basalamah soal Premanisme
Menlu Sugiono Harap Seluruh WNI yang Berada di Myanmar dalam Kondisi Baik