Liputan6.com, Jakarta - PT PAL Indonesia menyatakan bakal melakukan serah terima satu unit kapal tanker bahan bakar minyak (BBM) pesanan PT Pertamina (Persero). Orderan itu sudah datang sejak 2010 lalu.
Direktur Utama PAL, Firmansyah Arifin mengungkapkan, pihaknya memenangkan tender pembuatan dua kapal tanker BBM dari Pertamina pada 2010.
"Serah terima satu unit kapal tanker BBM ke Pertamina akan dilakukan besok (12/11/2014) di Surabaya. Sedangkan satu unit kapal lagi baru diluncurkan," ucap dia di kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa (11/11/2014).
Menurut Firmansyah, dua unit kapal tanker ini berkapasitas masing-masing 17.500 dead weight ton (DWT). Firmansyah mengaku, pesanan pembuatan kapal sudah datang sejak empat tahun lalu. "Sedangkan nilai investasi kapalnya saya lupa. Berapa dolar gitu," ujar Firmansyah.
Lebih jauh kata dia, perseroan sanggup memproduksi tujuh hingga delapan unit kapal per tahun dengan bobot maksimal 50 ribu DWT.
"Agak susah kalau mau produksi kapal dengan kapasitas lebih dari itu. Itu sudah paling mentok, karena terbentur fasilitas. Kami harus mengembangkan diri, melakukan ekspansi tapi tergantung juga pada kondisi bisnis ke depan," tegasnya.
Saat ini, Firmansyah menyebut, PAL Indonesia sedang fokus membangun fasilitas atau infrastruktur kapal selam di Indonesia untuk mendukung tol laut Presiden Joko Widodo (Jokowi). Fasilitas ini berupa hall, peralatan produksi dan PHPL (Pressure Hall Production Line).
Guna mewujudkannya, BUMN tersebut mendapat suntikan Penyertaan Modal Negara (PMN) dari pemerintah senilai Rp 2,5 triliun untuk dua tahun ke depan. Terdiri dari Rp 1,5 triliun di 2015 dan Rp 1 triliun di 2016.
"PMN kan sudah disetujui. Pelaksanaannya nunggu proses, sedangkan tahapan fisik di lapangan baru proses desain yang sudah berjalan," cetus Firmansyah. (Fik/Ahm)
PAL Serah Terima Kapal Tanker BBM ke Pertamina
PT PAL Indonesia sedang fokus membangun fasilitas dan infrastruktur kapal selam di Indonesia untuk mendukung tol laut.
diperbarui 11 Nov 2014, 17:29 WIBDiterbitkan 11 Nov 2014, 17:29 WIB
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
Video Terkini
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Indonesia Re Ungkap Inisiatif dan Optimalitas Proses Bisnis di 2025
Startup Fintech Ini Himpun Pendanaan Utang USD 60 Juta
Cara Hilangkan Rasa Pahit Sawi dengan Teknik Memasak yang Tepat
Apa itu Diplomasi: Pengertian, Jenis dan Fungsinya dalam Hubungan Internasional
KAI Logistik Percepat Layanan Bandung-Surabaya, Tempuh hanya 24 Jam
UNVR Jual Bisnis Es Krim Rp 7 Triliun, Ini Tujuannya
Puan Maharani Desak Regulasi Pinjol Diperketat Demi Lindungi Masyarakat dari Jeratan Utang
Apa Itu Nifas: Pengertian, Ciri-ciri, dan Perawatannya
HGBT Tak Diperpanjang, Industri Cemas Makin Terpuruk
Jejak Tradisi Keilmuan Sunan Drajat, Harmoni Ajaran Islam dengan Kearifan Lokal
Manfaat Daun Herbal untuk Asam Urat, Simak Cara Pengolahannya
Apa itu Disintegrasi: Pengertian, Penyebab dan Dampaknya bagi Bangsa