Kisah Pengantin Pakai Emas 60 Kg Saat Menikah, Tamu Undangan Malah Kasihan

Seorang pengantin wanita dari provinsi Hubei, Tiongkok, menarik perhatian para tamu dan pengguna jejaring sosial.

oleh Yulia Lisnawati diperbarui 14 Okt 2021, 17:04 WIB
Diterbitkan 14 Okt 2021, 17:04 WIB
Ilustrasi pernikahan
Ilustrasi pernikahan (dok.pexels/ Trung Nguyen)

Liputan6.com, Tiongkok - Dalam momen bahagia pernikahan, setiap pengantin ingin menunjukkan penampilan terbaiknya. Namun, seorang pengantin wanita dari provinsi Hubei, Tiongkok, menarik perhatian para tamu dan pengguna jejaring sosial.

Bagaimana tidak, pengantin yang tak disebutkan namanya itu memakai perhiasan emas seberat 60 kg di pernikahannya yang berlangsung pada 30 September.

Dalam foto yang beredar, pengantin itu mengenakan gaun putih sambil memegang buket mawar di tangannya. Namun, dia tampak tak nyaman dengan perhiasan super berat yang dikenakan di tangan dan lehernya.

Karena tumpukkan emas di tubuhnya, dia terlihat sulit untuk bergerak dan perlu dibantu pengantin pria untuk berjalan. 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Mahar dari suaminya

Pengantin Wanita Pakai Emas 60 Kg
(indiatimes.com)

Melansir dari India Times, Kamis (14/10/2021), nyatanya wanita itu diberikan perhiasan emas sebagai mahar oleh suaminya. Dia diberi 60 kalung emas, masing-masing seberat sekitar satu kilogram.

Selain kalung, pengantin wanita juga mengenakan dua gelang emas besar di kedua tangannya. 

Nyatanya, emas tersebut merupakan hadiah dari keluarga mempelai pria. Pengantin pria diketahui berasal dari keluarga kaya raya.

 


Emas jadi simbol keberuntungan

Banyak individu menganggap perhiasan yang digunakan pengantin wanita sebagai tanda pamer. Namun, ada pula tamu undangan yang merasa kasihan dengan pengantin wanita ini.

Ketika seorang tamu menawarkan untuk membantunya, dia dengan lembut tersenyum dan berkata bahwa dia baik-baik saja dan akan melanjutkan ritual pernikahan.

Penduduk setempat percaya bahwa emas dianggap sebagai simbol keberuntungan, status dan membantu menyingkirkan roh jahat dan nasib buruk.

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya