Liputan6.com, Jakarta - Salah satu kota suci bagi umat Islam, Madinah, diguncang bom pada Senin, 4 Juli 2016, saat menjelang maghrib. Pelaku bom bunuh diri tersebut, meledakkan dirinya di sebuah pos keamanan di luar Masjid Nabawi.
Setidaknya 2 polisi tewas akibat serangan bom Madinah. Berita tentang korban meninggal akibat ledakan tersebut menyedot perhatian pembaca Liputan6.com kanal Global edisi Selasa (5/7/2016) malam.
Dua berita lain yang mendapat perhatian pembaca adalah, KJRI Jeddah mengeluarkan imbauan terkait 3 ledakan di Arab Saudi dan 6 tanaman pencabut nyawa yang beberapa di antaranya berasal dari Indonesia.
Advertisement
Berikut top 3 Global selengkapnya:
1. 2 Polisi Tewas dalam Serangan Bom Madinah
Bom bunuh diri mengguncang area parkir yang berada di dekat makam Nabi Muhammad di kota suci umat Islam, Madinah, Arab Saudi. Pelaku disebut menargetkan sebuah pos keamanan di luar Masjid Nabawi.
Ledakan bom Madinah ini merenggut nyawa dua petugas polisi yang berada di luar kompleks makam. Stasiun TV Al-Arabiya menyebutkan empat polisi tewas dan seorang bomber tewas dalam peristiwa bom bunuh diri ini.
Dari sejumlah gambar yang beredar secara online terlihat asap di dekat masjid. Sementara itu, video kedua menunjukkan dua petugas polisi tergetelak di area parkiran mobil dengan api yang terlihat mengepul.
2. KJRI Jeddah Keluarkan Imbauan Terkait 3 Ledakan di Arab Saudi
Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KBRI) Jeddah merilis imbauan kepada WNI terkait tiga ledakan yang mengguncang Arab Saudi. Ketiga peristiwa itu terjadi di Jeddah, Madinah, dan Qatif.
Dalam pernyataan resmi yang dikutip liputan6.com dari akun Twitter @KJRIJeddah, WNI diimbau untuk tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan dan keamanan pribadi serta keluarga.
WNI juga diminta terus memantau perkembangan situasi keamanan terkini dan menghindari kawasan yang berpotensi membahayakan keamanan diri.
3. Waspada! 6 Tanaman Pencabut Nyawa, Sebagian dari Indonesia
Sejumlah tanaman dapat membunuh bukan karena 'menyantap' mahluk lain, semisal kantong semar yang menyantap serangga. Tanaman-tanaman pembunuh yang dimaksud mengandung zat kimia yang mematikan hewan dan bahkan manusia.
Bahkan biji buah apel pun mengandung sianida, suatu zat kimia yang mematikan. Namun demikian, sejumlah tanaman beracun itu ternyata ada di sekitar kita, bahkan sejak masa lalu.
Kebanyakan korban keracunan pada manusia adalah pada anak-anak, karena rasa penasaran seorang anak untuk memetik atau memakan bunga berbentuk menarik, padahal mereka lebih peka terhadap racun tersebut.