Ada Reshuffle, Pertumbuhan Ekonomi Diprediksi Capai Target 5%

Perombakan menteri di kabinet kerja diharapkan tidak menganggu penyerapan anggaran negara.

oleh Septian Deny diperbarui 12 Agu 2015, 21:55 WIB
Diterbitkan 12 Agu 2015, 21:55 WIB
Ilustrasi pertumbuhan Ekonomi
Ilustrasi pertumbuhan Ekonomi

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Yuddy Chrisnandi menilai keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengganti sejumlah menteri dalam kabinetnya akan memacu pertumbuhan ekonomi hingga akhir tahun ini.

Menurut dia, langkah Presiden Jokowi yang melakukan pergantian menterinya ini telah dipikirkan dengan matang dan diyakini akan membawa dampak positif pada perekonomian nasional.

"Tentu Presiden saya yakin sudah konsultasi dengan Wakil Presiden sudah pertimbangkan efek positif dari reshuffle ini dan kami optimis bahwa ini akan memiliki dampak positif terhadap perbaikan kinerja ekonomi," ujar Yuddy di Jakarta, Rabu (12/8/2015).

Yuddy mengungkapkan, melalui pergantian sejumlah menteri tersebut, diharapkan akan mampu menggenjot penyerapan anggaran pemerintah pada sisa tahun ini.

"Belanja pemerintah kita hampir Rp 300 triliun yang baru terserap belum sampai 10 persen. Tapi kita masih ada waktu 6 bulan," lanjutnya.

Yuddy Chrisnandi juga mengaku yakin pertumbuhan ekonomi pada tahun ini tetap berada di atas 5 persen, lantaran dalam lima bulan ini pemanfaatan anggaran pemerintah bisa dilakukan dengan maksimal.

"Tidak kurang dari 5 persen. Karena pada smester I sudah 4,67 persen dengan serapan anggaran yang masih sangat minimal dan itu masih terus berlangsung. Jadi optimis akan tumbuh atas 5 persen," kata Yuddy. (Dny/Ahm)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya