Ada Makhluk Menyeramkan hingga Ancam Hidup Manusia, Ini 4 Fakta Unik Antartika

Antartika dikenal sebagai lokasi dingin di muka Bumi. Tak ada yang tinggal di sini kecuali para peneliti dan hewan.

oleh Teddy Tri Setio Berty diperbarui 14 Okt 2021, 13:03 WIB
Diterbitkan 12 Des 2018, 19:05 WIB
Pegunungan Es Antartika
Pandangan udara kondisi pegunungan es di Semenanjung Antartika (3/11). Berbagai riset mengatakan fenomena ini disebabkan oleh aktivitas manusia, seperti emisi dari gas rumah kaca. (Mario Tama/Getty Images/AFP)

Liputan6.com, Antartika - Ancaman mencairnya benua dingin Antartika disebut kian mengkhawatirkan, di mana sebanyak tiga triliun ton lapisan es menghilang sejak 1992.

Dalam seperempat abad terakhir, peneliti menyebut lapisan es benua paling selatan --indikator utama perubahan iklim-- mencair menjadi air, yang cukup untuk menutupi negara bagian Texas hingga kedalaman hampir 13 kaki (setara 4 meter).

Mencairnya lapisan es dalam ukuran masif itu turut menaikkan permukaan laut global sekitar 10 inci (setara 7,6 milimeter) per tahun.

Menurut hasil penelitian yang dimuat di jurnal Nature, dari 1992 hingga 2011, Antartika kehilangan hampir 84 miliar ton es per tahun.

Fakta-fakta di benua dingin ini tak sebatas itu saja. Ada sejumlah hal lain yang perlu Anda tahu tentang Antartika.

Seperti dikutip dari laman Listverse.com, Rabu (12/12/2018), berikut 4 fakta unik soal Antartika yang perlu diketahui:

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.


1. Picu Tenggelamnya Bumi

Es Persegi Panjang Antartika
Operasi IceBridge dari NASA menangkap fenomena aneh, yakni gunung es berbentuk persegi panjang yang mengambang di antara lautan es di Semenanjung Antartika utara (Jeremy Harbeck / NASA)

Kabanyakan dari kita tentu tahu ancaman yang akan terjadi apabila es di kutub selatan atau Antartika mencair. Keberadaan manusia akan terancam dan bisa menyebabkan banyak orang meninggal.

Para ilmuwan mengatakan, jika semua es Antartika meleleh maka permukaan laut akan naik sebanyak 60 meter (200 kaki).

Saat ini, permukaan laut di seluruh dunia sedang naik, yang mengkhawatirkan para ilmuwan yaitu, kita akan segera mengucapkan selamat tinggal pada sejumlah wilayah di dunia seperti New York, Florida, Karibia dan sejumlah lokasi lainnya.

Itulah mengapa sangat penting perubahan iklim diperlambat atau bahkan dihentikan.


2. Margasatwa

Lubang Raksasa Misterius Menganga di Antartika, Pertanda Apa?
Lubang Raksasa Misterius Menganga di Antartika, Pertanda Apa? (NASA)

Antartika adalah satu-satunya benua tanpa reptil. Apakah itu hal yang buruk atau hal yang baik?

Selama ini, Antartika hanya dihuni oleh anjing laut, ikan paus, ikan, penguin, dan burung lainnya. Namun di kedalaman air ada laba-laba laut yang sangat menyeramkan.

Intinya, selama Anda tidak masuk ke dalam laut, maka hewan itu tidak akan mengigit Anda.


3. Hukum Internasional

Pegunungan Es Antartika
Puncak gunung dikelilingi laut es mengapung di lepas pantai Antartika (31/10). (Mario Tama/Getty Images/AFP)

Pada 1 Desember 1959, Perjanjian Antartika ditandatangani oleh 12 negara. Perjanjian itu melarang kegiatan militer di benua itu untuk menghindari perselisihan internasional.

Penemuan Antartika diklaim pertama kali terjadi pada tahun 1821. Seorang pemburu anjing laut Amerika bernama John Davis mengklaim telah mendarat di Antartika pada tahun 1821. Tetapi sejumlah sejarawan meragukan hal ini.

Saat ini, jika seseorang ingin mengunjungi Antartika, mereka dapat melakukannya melalui ekspedisi seperti National Geographic atau Lindblad.


4. Fasilitas Penelitian Residensial

Gletser di Antartika
Citra satelit menunjukkan gletser di Pulau Pine, Antartika pada 17 September 2018 dan 1 Oktober 2018. (Kredit: Citra Landsat OLI diproses oleh Stef Lhermitte / Delft University of Technology)

Ada sekitar 70 hingga 80 fasilitas penelitian permanen yang mewakili 30 negara di Antartika. Fasilitas terbesar, McMurdo Station, pangkalan utama Amerika, dapat menampung hingga 3.000 orang selama musim panas.

Menurut orang-orang yang telah menghabiskan waktu di sana, tanahnya terbuat dari tanah vulkanik, cuaca berkabut.

Namun, fasilitas ini sangat diperlukan, karena para ilmuwan menggunakannya untuk mempelajari hal-hal baru tentang planet ini setiap hari.


Infografis Tips Jaga Kesehatan Mental Saat Pandemi Covid-19

Infografis 4 Tips Jaga Kesehatan Mental Saat Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis 4 Tips Jaga Kesehatan Mental Saat Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya